PENETAPAN BAGIAN IIIA (KEMENTERIAN AGRARIA) DARI ANGGARAN
Pasal 2
Bagian IIIA, Bab II (Penerimaan) dari anggaran Republik Indonesia untuk tahun dinas 1955 mengenai Kementerian Agraria ditetapkan sebagai berikut:
BAB II (Penerimaan).
UMUM. 3A.1.1 Penerimaan berhadapan dengan pengeluaran umum. 3A.1.1.1 Pembayaran kembali persekot gaji.
3A.2.1 Penerimaan berhadapan dengan tanah partikelir. 3A.2.1.1 Penerimaan-penerimaan dari tanah-tanah partikelir yang dikembalikan kepada negara. 2 Pembauaran kembali oleh lain-lain kementerian dari harga bangunan-bangunan yang terletak dalam tanah-tanah partikelir yang dikembalikan kepada negara.
3A.3.1 Penerimaan berhubung dengan pemberian dan penghapusan tanah. 3A.3.1.1 Pemberian tanah dengan hak eigendom atau dengan hak opstal. 2 Pemberian tanah dengan persewaan. 3 Canon untuk tanah erfpacht. 4 Pemberian tanah dengan hak milik. 5 Penggantian ongkos-ongkos pemeriksaan permintaan erfpacht. 6 Ijns-untuk tanah konsesi. 7 Ijin menyelidiki tanah.
3A.4.1 Rupa-rupa penerimaan. 3A.4.1.1 Penerimaan berhadapan dengan pengeluaran-pengeluaran untuk keperluan pendidikan kursus-kursus. 2 Penjualan barang-barang yang masih dapat dipergunakan untuk keperluan badan-badan Pemerintah. 3 Penjualan barang-barang yang tak dapat dipergunakan lagi dan yang berkelebihan.
www.djpp.depkumham.go.id
4 Penerimaan lain-lain.
Pasal 3
Undang-undang ini mulai berlaku pada hari diundangkan dan berlaku surut sampai pada tanggal 1 Januari 1955. Agar supaya setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Undang-undang ini dengan penempatan dalam Lembaran-Negara Republik Indonesia.
Disahkan di Jakarta pada tanggal 21 Juni 1958. Presiden Republik Indonesia.
SOEKARNO.
Diundangkan pada tanggal 17 Juli 1958. Menteri Kehakiman,
Menteri Agraria.
SUNARJO.
*) Disetujui D.P.R. dalam rapat pleno terbuka ke-70 pada tanggal 2 Nopember 1956, pada hari Jum'at, P.41/1956
Kutipan: LEMBARAN NEGARA TAHUN 1958 YANG TELAH DICETAK ULANG Sumber: LN 1958/78
www.djpp.depkumham.go.id
Konsideran (Menimbang & Mengingat)
Pasal 113 dan 115 Undang-undang Dasar Sementara Republik
Indonesia;
