Pasal 3
Ayat (1) Cukup jelas Ayat (2) Cukup jelas Ayat (3) Cukup jelas Ayat (4) Cukup jelas Ayat (5) Cukup jelas Ayat (6) Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp 115.058.646.720.964,00 (seratus lima belas triliun lima puluh delapan miliar enam ratus empat puluh enam juta tujuh ratus dua puluh ribu sembilan ratus enam puluh empat rupiah) yang terdiri dari : (dalam rupiah) a. Penerimaan sumber daya alam Rp 85.671.859.461.771,00 Pendapatan minyak bumi Rp 58.949.633.140.314,00 Pendapatan gas alam Rp 22.091.324.140.981,00 Pendapatan pertambangan umum Rp 2.319.717.363.885,00 Pendapatan kehutanan Rp 2.242.921.149.427,00 Pendapatan perikanan Rp 68.263.667.164,00 b. Bagian pemerintah atas laba badan usaha milik negara Rp 8.836.718.179.380,00 Bagian laba BUMN Rp 8.836.718.179.380,00 c. Penerimaan negara bukan pajak lainnya Rp 20.550.069.079.813,00 0510 Penjualan hasil produksi, sitaan Rp 59.717.367.775,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Penjualan hasil pertanian, kehutanan dan perkebunan Rp 1.483.363.051,00 Penjualan hasil peternakan dan perikanan Rp 7.285.002.442,00 Penjualan hasil tambang Rp 21.847.722.851,00 Penjualan hasil sitaan/rampasan dan harta peninggalan Rp 16.919.135.274,00 Penjualan obat-obatan dan hasil farmasi lainnya Rp 80.640.672,00 Penjualan informasi, penerbitan, film, dan hasil cetakan lainnya Rp 1.613.701.000,00 Penjualan dokumen-dokumen pelelangan Rp 1.798.437.455,00 Penjualan lainnya Rp 8.689.365.030,00 Penjualan aset Rp 73.426.064.768,00 Penjualan rumah, gedung, bangunan, dan tanah Rp 9.354.301.021,00 Penjualan kendaraan bermotor Rp 562.652.917,00 Penjualan sewa beli Rp 37.928.004.116,00 Penjualan aset lainnya yang berlebih/rusak/dihapuskan Rp 25.581.106.714,00 Pendapatan sewa Rp 19.583.019.775,00 Sewa rumah dinas/rumah negeri Rp 6.670.602.038,00 Sewa gedung, bangunan, gudang Rp 6.223.796.500,00 Sewa benda-benda bergerak Rp 5.155.577.351,00 Sewa benda-benda tak bergerak lainnya Rp 1.533.043.886,00 Pendapatan jasa I Rp 1.317.472.563.192,00 Pendapatan rumah sakit dan instansi kesehatan lainnya Rp 163.123.267.290,00 Pendapatan tempat hiburan/taman, museum Rp 1.221.779.336,00 Pendapatan surat keterangan, visa/paspor dan SIM, STNK, BPKB Rp 289.350.294.518,00 Pendapatan jasa pertanahan Rp 66.363.851.312,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Pendapatan hak dan perijinan Rp 389.434.432.492,00 Pendapatan sensor/karantina/pengawasan/ pemeriksaan Rp 5.882.329.992,00 Pendapatan jasa tenaga, jasa pekerjaan, jasa informasi, jasa pelatihan dan jasa teknologi Rp 271.599.390.547,00 Pendapatan jasa Kantor Urusan Agama Rp 43.445.586.115,00 Pendapatan jasa bandar udara kepelabuhanan, dan kenavigasian Rp 87.051.631.590,00 Pendapatan jasa II Rp 1.151.743.704.970,00 Pendapatan jasa lembaga keuangan (jasa giro) Rp 557.492.903.269,00 Pendapatan jasa penyelenggaraan telekomunikasi Rp 32.926.272,00 Pendapatan iuran lelang untuk fakir miskin Rp 7.202.223.230,00 Pendapatan jasa Kantor Catatan Sipil Rp 1.376.807.784,00 Pendapatan biaya penagihan pajak-pajak negara dengan surat paksa Rp 22.433.453.103,00 Pendapatan uang pewarganegaraan Rp 6.806.891.794,00 Pendapatan bea lelang Rp 81.638.559.361,00 Pendapatan biaya pengurusan piutang negara dan lelang negara Rp 49.951.441.807,00 Pendapatan jasa lainnya Rp 424.808.498.350,00 Pendapatan rutin dari luar negeri Rp 310.087.666.822,00 Pendapatan dari pemberian surat perjalanan Republik Indonesia Rp 310.087.666.822,00 Pendapatan dari jasa pengurusan dokumen konsuler Rp 0,00 Pendapatan kejaksaan dan peradilan Rp 36.586.358.988,00 Legalisasi tanda tangan Rp 273.805.875,00 Pengesahan surat di bawah tangan Rp 34.200.082,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Uang meja (leges) dan upah pada panitera badan pengadilan Rp 1.117.927.149,00 Hasil denda/denda tilang dan sebagainya Rp 15.985.578.579,00 Ongkos perkara Rp 2.502.467.276,00 Penerimaan kejaksaan dan peradilan lainnya Rp 16.672.380.027,00 Pendapatan pendidikan Rp 542.465.412.302,00 Uang pendidikan Rp 409.913.334.657,00 Uang ujian masuk, kenaikan tingkat, dan akhir pendidikan Rp 26.483.120.790,00 Uang ujian untuk menjalankan praktek Rp 59.581.312,00 Pendapatan pendidikan lainnya Rp 106.009.375.543,00 Pendapatan dari penerimaan kembali tahun anggaran berjalan Rp 211.635.017.456,00 Penerimaan kembali belanja pegawai pusat Rp 53.209.542.454,00 Penerimaan kembali belanja pensiunan Rp 71.920.021.296,00 Penerimaan kembali belanja rutin lainnya Rp 69.799.628.552,00 Penerimaan kembali belanja pembangunan rupiah murni Rp 8.623.684.792,00 Penerimaan kembali belanja pembangunan PLN Rp 8.082.140.362,00 Pendapatan dari penerimaan kembali belanja tahun anggaran yang lalu Rp 9.227.932.099.861,00 Penerimaan kembali belanja pegawai pusat Rp 10.498.169.714,00 Penerimaan kembali belanja pegawai daerah otonom Rp 13.118.097.664,00 Penerimaan kembali belanja pensiun Rp 6.352.719.474,00 Penerimaan kembali belanja rutin lainnya Rp 9.178.055.543.591,00 Penerimaan kembali belanja pembangunan rupiah murni Rp 17.313.277.027,00 Penerimaan kembali pembangunan PLN Rp 2.590.446.990,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Penerimaan kembali pembangunan hibah Rp 3.845.401,00 Pendapatan pelunasan piutang Rp 5.828.646.924.217,00 Pendapatan lain-lain Rp 1.770.772.879.687,00 Penerimaan kembali persekot/uang muka gaji Rp 2.739.733.103,00 Penerimaan denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan pemerintah Rp 18.162.299.334,00 Penerimaan kembali/ganti rugi atas kerugian yang diderita oleh negara Rp 10.087.833.594,00 Penerimaan denda administrasi BPHTB Rp 2.568.687.896,00 Pendapatan anggaran lainnya Rp 1.737.214.325.760,00
