Pasal 234
(1) Dalam hal rancangan qanun yang telah disetujui bersama oleh DPRA dan Gubernur atau DPRK dan Bupati/Walikota tidak disahkan oleh Gubernur atau Bupati/Walikota dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak rancangan qanun disetujui, rancangan qanun tersebut sah menjadi qanun dan wajib diundangkan dengan menempatkannya dalam Lembaran Daerah Aceh atau Lembaran Daerah Kabupaten/Kota. (2) Dalam hal sahnya rancangan qanun sebagaimana maksud pada ayat (1), rumusan kalimat pengesahan berbunyi Qanun ini dinyatakan sah. (3) Kalimat pengesahan yang berbunyi sebagaimana dimaksud pada ayat (2), beserta tanggal jatuh sahnya, harus dibubuhkan dalam halaman terakhir qanun sebelum pengundangan naskah qanun dalam Lembaran Daerah Aceh atau Lembaran Daerah Kabupaten/Kota.
