Pasal 102
BAB 7 — PENGGABUNGAN, PELEBURAN,
(1) Satu perseroan atau lebih dapat menggabungkan diri menjadi satu
dengan perseroan yang telah ada atau meleburkan diri dengan
perseroan lain dan membentuk perseroan baru.
(2) Rencana penggabungan atau peleburan sebagaimana dimaksud
dalam ayat (1) dituangkan dalam Rancangan Penggabungan atau
Peleburan yang disusun bersama oleh Direksi dari perseroan yang
akan melakukan penggabungan atau peleburan, yang memuat
sekurang-kurangnya:
- nama perseroan yang akan melakukan penggabungan atau
peleburan;
- alasan serta penjelasan masing-masing Direksi perseroan yang
akan melakukan penggabungan atau peleburan dan persyaratan
penggabungan atau peleburan;
c.tata...
PRESIDEN
c.tata cara konversi saham dari masing-masing perseroan yang
akan melakukan penggabungan atau peleburan terhadap saham
perseroan hasil penggabungan atau peleburan;
d.rancangan perubahan Anggaran Dasar perseroan hasil
penggabungan apabila ada, atau rancangan Akta Pendirian
perseroan baru hasil peleburan;
e.neraca, perhitungan laba rugi yang meliputi 3 (tiga) tahun buku
terakhir dari semua perseroan yang akan melakukan
penggabungan atau peleburan; dan
- hal-hal lain yang perlu diketahui oleh pemegang saham
masing-masing perseroan.
(3) Penggabungan atau peleburan sebagaimana dimaksud dalam ayat
(1) hanya dapat dilakukan apabila Rancangan Penggabungan atau
Peleburan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) disetujui oleh
RUPS masing-masing perseroan.
