Pasal 6
BAB 2 — PENYARINGAN
(1) Pantiya Penyaringan oleh Panitya Penyaringan Urusan Veteran yang didirikan di Pusat di daerah-daerah swatantra tingkat I. a. Koordinator Urusan Veteran sebagai Ketua merangkap Anggota. b. Seorang perwira yang ditunjuk oleh Panglima T.T./Komandan Militer Tertinggi setempat sebagai Anggota, c. Tiga orang tokoh Veteran setempat yang ditunjuk oleh Legiun Veteran Daerah, sebagai Anggota. d. Seorang bekas komandan kesatuan setempat atas usul Koordinator Urusan Veteran sebagai Anggota. e. Seorang Anggota Dewan Pemerintah Daerah Propinsi sebagai Anggota. (2) Panitya Penyaringan Urusan Veteran Pusat diangkat dan diberhentikan oleh PRESIDEN dan terdiri dari : a. Sekretaris Jendral Kementerian Urusan Veteran sebagai Ketua merangkap Anggota.
b. Kepala Bagian Screening Kementerian Urusan Veteran sebagai Penulis merangkap Anggota. c. Tiga orang wakil dari Kementerian Pertahanan sebagai Anggota. d. Tiga orang wakil dari Legiun Veteran Pusat sebagai Anggota.
Pasal 7.
(1) Tugas dan kewajiban Panitya Penyaringan Urusan Veteran Daerah Swatantra tingkat I : a. Melakukan penyaringan terhadap calon Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik INDONESIA yang bertempat tinggal di dalam lingkungan wilayahnya berdasarkan bukti-bukti dan pertimbangan yang diajukan oleh Urusan Pendaftaran di daerah bawahannya. b. Memberikan pengakuan sementara kepada mereka yang telah dianggap benar surat-surat keterangan/bukti-buktinya. c. Memberikan keputusan penolakan terhadap mereka yang tidak memenuhi syarat-syarat. d. Menyusun berita-acara yang diparaf bersama oleh para Anggota Panitya dalam mengambil segala keputusan dan meneruskannya kepada Panitya Penyaringan Urusan Veteran Pusat. e. Minta keterangan-keterangan dari fihak-fihak yang bersangkutan. (2) .Tugas dan kewajiban Panitya Penyaringan Urusan Veteran Pusat: a. meneliti pengakuan-pengakuan sementara yang telah ditakukan oleh Panitya Penyaringan Urusan Veteran Daerah Swatantra tingkat I; b. mengajukan kepada Menteri Urusan Veteran usul-usul tentang pengesahan mengenai pengakuan Veteran Pejuang Kemerdekaan
dengan disertai pertimbangan-pertimbangan. (3). Keputusan-keputusan Panitya Penyaringan Urusan Veteran didasarkan sedapat mungkin atas suatu kebulatan pendapat. Didalam hal-hal yang memaksa keputusan dapat diambil dengan cara pemungutan suara.
