Pasal 22
BAB 2 — PERUBAHAN PERUNTUKAN KAWASAN HUTAN
(1) Pemegang keputusan Pelepasan Kawasan Hutan
sebagaimana dimaksud Pasal 21 huruf a wajib:
- menyelesaikan tata batas Kawasan Hutan yang dilakukan pelepasan; dan
- mengamankan Kawasan Hutan yang dilakukan pelepasan.
(2) Hasil penyelesaian tata batas sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) huruf a hasilnya dituangkan dalam berita acara dan peta hasil tata batas yang ditandatangani oleh panitia tata batas Kawasan Hutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(3) Tata batas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a
wajib diselesaikan dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun sejak diterbitkannya keputusan Pelepasan Kawasan Hutan dan tidak dapat diperpanjang.
(4) Dalam hal pemegang keputusan Pelepasan Kawasan
Hutan merupakan instansi pemerintah, jangka waktu penyelesaian tata batas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dapat diperpanjang paling lama 1 (satu) tahun.
(5) Dalam hal pemegang keputusan Pelepasan Kawasan
Hutan tidak dapat menyelesaikan tata batas sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dan ayat (4), keputusan Pelepasan Kawasan Hutan dinyatakan tidak berlaku.
