Pasal 16
BAB 2 — PERUBAHAN PERUNTUKAN KAWASAN HUTAN
(1) Dalam hal pemegang persetujuan prinsip Tukar Menukar
Kawasan Hutan telah melaksanakan tata batas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (2) huruf c, Menteri dan pemegang persetujuan prinsip Tukar Menukar Kawasan Hutan menandatangani berita acara Tukar Menukar Kawasan Hutan.
(2) Berdasarkan berita acara Tukar Menukar Kawasan
Hutan sebagaimana dimaksud ayat (1), Menteri menerbitkan:
- keputusan Pelepasan Kawasan Hutan yang dimohon;
- keputusan penunjukan lahan pengganti sebagai Kawasan Hutan; dan/atau
- keputusan perubahan fungsi lahan pengganti yang berasal dari Hutan Produksi Yang Dapat Dikonversi.
(3) Setelah menerbitkan keputusan sebagaimana dimaksud
pada ayat (2), Menteri melaksanakan:
- tata batas terhadap lahan pengganti yang telah ditunjuk sebagai Kawasan Hutan dengan keputusan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b dan lahan pengganti yang berasal dari Hutan Produksi Yang Dapat Dikonversi dengan keputusan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c; dan
- penetapan lahan pengganti sebagaimana dimaksud pada huruf a sebagai Kawasan Hutan.
(4) Dalam …
(4) Dalam hal pemegang persetujuan prinsip Tukar Menukar
Kawasan Hutan sebagaimana dimaksud ayat (1) tidak dapat menyelesaikan kewajiban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (2) maka persetujuan prinsip Tukar Menukar Kawasan Hutan dinyatakan tidak berlaku.
(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata batas dan
penetapan lahan pengganti sebagai Kawasan Hutan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diatur dengan Peraturan Menteri.
