Pasal 22
BAB 5 — PEMASUKAN BARANG KE KAWASAN BEBAS DARI TEMPAT LAIN DALAM
(1) Barang yang akan dikeluarkan dari Kawasan Bebas ke tempat lain
dalam Daerah Pabean wajib diberitahukan dengan Pemberitahuan Pabean.
(2) Barang yang akan dibawa oleh penumpang atau awak sarana
pengangkut dari Kawasan Bebas ke tempat lain dalam Daerah Pabean sebelum keberangkatannya wajib diberitahukan kepada pejabat bea dan cukai.
www.djpp.depkumham.go.id
2012, No.17 16
(3) Barang yang dikirim melalui penyelenggara pos hanya dapat
dikeluarkan dari Kawasan Bebas ke tempat lain dalam Daerah Pabean atas persetujuan pejabat bea dan cukai.
(4) Barang yang telah diberitahukan untuk dikeluarkan dari Kawasan
Bebas ke tempat lain dalam Daerah Pabean sebagaimana dimaksud pada ayat (1), harus dilaporkan kepada pejabat bea dan cukai dalam hal pengeluarannya dibatalkan.
(5) Dalam hal barang yang dibatalkan untuk dikeluarkan dari Kawasan
Bebas ke tempat lain dalam Daerah Pabean tidak dilaporkan pembatalan pengeluarannya sebagaimana dimaksud pada ayat (4) yang merupakan barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat
(1), wajib dilunasi bea masuk, PPN, dan/atau Pajak Penghasilan Pasal
22 Undang-Undang Pajak Penghasilan.
(6) Dalam hal barang yang dibatalkan untuk dikeluarkan dari Kawasan
Bebas ke tempat lain dalam Daerah Pabean tidak dilaporkan pembatalan pengeluarannya sebagaimana dimaksud pada ayat (4) yang merupakan barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat
(2) wajib dilunasi PPN.
(7) Dalam hal barang kena cukai yang dibatalkan untuk dikeluarkan dari
Kawasan Bebas ke tempat lain dalam Daerah Pabean tidak dilaporkan pembatalan pengeluarannya sebagaimana dimaksud pada ayat (4) yang merupakan barang kena cukai sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 19 ayat (3), wajib dilunasi cukai.
(8) Ketentuan lebih lanjut mengenai pengeluaran barang dari Kawasan
Bebas ke tempat lain dalam Daerah Pabean, diatur dengan Peraturan Menteri.
Bagian Kesatu Pemasukan Barang ke Kawasan Bebas dari Kawasan Bebas Lainnya
