PMK
KETENTUAN PELAKSANAAN BEA METERAI
Pasal 44
(1) Pembayaran Bea Meterai dengan menggunakan Meterai
Tempel dinyatakan sah jika memenuhi ketentuan:
- pembayaran Bea Meterai dilakukan dengan menggunakan Meterai Tempel yang sah dan berlaku, serta belum pernah dipakai untuk pembayaran Bea Meterai atas suatu Dokumen;
- pembubuhan Meterai Tempel memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (2); dan C. Meterai Tempel yang dibubuhkan pada Dokumen memiliki ciri umum dan ciri khusus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8.
(2) Pembayaran Bea Meterai dengan menggunakan Meterai
Elektronik dinyatakan sah jika memenuhi ketentuan:
- pembubuhan Meterai Elektronik dilakukan melalui Sistem Meterai Elektronik; dan
- Meterai Elektronik yang dibubuhkan pada Dokumen memiliki kode unik dan keterangan terten tu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 7.
jdih.kemenkeu.go.id
(3) Pembayaran Bea Meterai dengan menggunakan Meterai
Dalam Bentuk Lain dinyatakan sah jika memenuhi ketentuan:
- pembubuhan Meterai Dalam Bentuk Lain dilakukan oleh Wajib Pajak yang telah memperoleh 1zm pembuatan Meterai Dalam Bentuk Lain;
- Meterai Dalam Bentuk Lain yang dibubuhkan pada Dokumen memenuhi unsur-unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27;
- untuk Meterai Teraan, saldo Deposit pada mesin teraan Meterai digital mencukupi untuk melakukan pembubuhan Meterai Teraan;
- untuk Meterai Komputerisasi, Deposit sebagaimana dimaksud dalam Pasal 33 ayat (1) mencukupi untuk melakukan pembubuhan Meterai Komputerisasi;
- untuk Meterai Percetakan:
- pembubuhan Meterai Percetakan dilakukan berdasarkan permintaan Pemungut Bea Meterai; dan
- Pemungut Bea Meterai telah menyetorkan Bea Meterai ke kas negara dan telah melaporkan pemungutan dan penyetoran dalam SPT Masa Bea Meterai; dan
- untuk Meterai Teraan Digital:
- pembubuhan Meterai Teraan Digital dilakukan oleh Pemungut Bea Meterai melalui Sistem Meterai Teraan Digital; dan
- Pemungut Bea Meterai telah menyetorkan Bea Meterai ke kas negara dan telah melaporkan pemungutan dan penyetoran dalam SPT Masa Bea Meterai.
