Pasal 23
(1) Audit dapat dilakukan terhadap Badan Usaha dan/atau
pihak ketiga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (3).
(2) Audit sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan
oleh unit di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang melaksanakan tugas dan fungsi di bidang audit kepabeanan dan cukai.
(3) Dalam pelaksanaan audit sebagaimana dimaksud pada
ayat (1), Badan Usaha dan/atau pihak ketiga wajib memberikan keterangan dan dokumen yang diperlukan.
(4) Audit sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai audit.
(5) Dalam pelaksanaan audit sebagaimana dimaksud pada
ayat (1), unit di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang melaksanakan tugas dan fungsi di bidang audit kepabeanan dan cukai dapat melibatkan unit terkait di Kementerian Keuangan dan/atau kementerian/lembaga teknis terkait.
