Pasal 4
(1) Buku Rekening Barang Kena Cukai sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) huruf a diselenggarakan untuk mencatat jumlah barang kena cukai berupa Etil Alkohol yang dibuat, dimasukkan, musnah/rusak, dicampur / dirusak, dilunasi, dikeluarkan, potongan, kekurangan , dan kelebihan hasil Pencacahan, yang masih . terutang cukai dan berada di pabrik.
(2) Buku Rekening Barang Kena Cukai sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) huruf b diselenggarakan untuk mencatat jumlal1 barang kena cukai berupa Etil Alkohol yang dimasukkan, musnah/ rusak, dicampur, dilunasi, dikeluarkan , potongan, kekurangan, dan kelebihan hasil Pencacahan, yang masih terutang cukai dan berada di tempat penyimpanan.
(3) Buku Rekening Barang Kena Cukai sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) huruf c diselenggarakan untuk mencatat jumlah barang kena cukai berupa MMEA yang dibuat, musnah/rusak, dilunasi, dikeluarkan, kekurangan, dan kelebihan hasil Pencacahan, yang masih terutang cukai dan berada di pabrik.
jdih.kemenkeu.go.id
(4) Buku Rekening Kredit sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 3 digunakan untuk mencatat jumlah cukai yang
mendapat kemudahan pembayaran secara berkala atau ยท diberikan penundaan pembayaran serta penyelesaiannya.
