Pasal 26
( 1) Pembayaran tagihan kepada negara dengan mekanisme L / C se bagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat ( 1) huruf b dilakukan dalam hal penyedia barang/jasa mensyaratkan pembayaran dengan L/C dalam Kontrak.
(2) Satker melakukan pendaftaran atas Kontrak yang
mensyaratkan pembayaran dengan L/C sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1) kepada KPPN paling lama 5 (lima) hari kerja setelah Kontrak ditandatangani sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4.
Paragraf 2 Pembukaan L/C
Pasal27 ( 1) Berdasarkan Data Kontrak dan Data Supplier yang telah terdaftar pada Sistem Informasi, Satker menyampaikan surat permintaan persetujuan pembukaan L/C kepada KPPN sebesar nilai Kontrak sesuai dengan format sebagaimana tercantum dalam Lampiran huruf A yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
(2) Berdasarkan surat permintaan persetujuan
pembukaan L/C sebagaimana dimaksud pada ayat (1), KPPN melakukan pengujian atas ketersediaan pagu berdasarkan data Kontrak.
(3) Dalam hal hasil pengujian sebagaimana dimaksud pada
ayat (2) telah sesuai, KPPN menerbitkan SPP L/C sebesar nilai Kontrak kepada Satker dan Bank Indonesia.
(4) SPP L/C sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dibuat
sesuai dengan format sebagaimana tercantum dalam
jdih.kemenkeu.go.id I
Lampiran huruf B yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
