Pasal 62
BAB 4 — STRATEGI OPERASIONALISASI PERWUJUDAN STRUKTUR RUANG DAN POLA RUANG PULAU SULAWESI
(1) Strategi operasionalisasi perwujudan kawasan andalan dengan sektor unggulan pertambangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 ayat (3) huruf e meliputi: a. mengembangkan kawasan untuk kegiatan eksploitasi tambang, kegiatan industri pengolahan, lokasi pembuangan tailing dengan memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup, serta jaringan prasarana dan sarana; dan b. meningkatkan keterkaitan pusat kegiatan pertambangan dengan kawasan perkotaan nasional sebagai pusat pengembangan kawasan andalan yang terhubung dengan pelabuhan. (2) Pengembangan … www.djpp.kemenkumham.go.id
(2) Pengembangan kawasan untuk kegiatan eksploitasi tambang, kegiatan industri pengolahan, lokasi pembuangan tailing dengan memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup, serta jaringan prasarana dan sarana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dilakukan di Kawasan Andalan Gorontalo, Kawasan Andalan Manado dan Sekitarnya, Kawasan Andalan Laut Batutoli dan Sekitarnya, Kawasan Andalan Toli-toli dan Sekitarnya, Kawasan Andalan Kolonedale dan Sekitarnya, Kawasan Andalan Palu dan Sekitarnya, Kawasan Andalan Laut Kapoposang dan Sekitarnya, Kawasan Andalan Laut Teluk Bone, Kawasan Andalan Andalan Laut Singkarang-Taka Bonerate dan Sekitarnya, Kawasan Andalan Asesolo/Kendari, Kawasan Andalan Kapolimo-Patikala Muna- Buton, Kawasan Andalan Mowedong/Kolaka, Kawasan Andalan Laut Kapontori-Lasalimu dan Sekitarnya, dan Kawasan Andalan Laut Tiworo dan Sekitarnya. (3) Peningkatan keterkaitan pusat kegiatan pertambangan dengan kawasan perkotaan nasional sebagai pusat pengembangan kawasan andalan yang terhubung dengan pelabuhan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b meliputi: a. Kawasan Andalan Gorontalo dengan PKN Gorontalo yang terhubung dengan Pelabuhan Gorontalo; b. Kawasan Andalan Manado dan Sekitarnya dengan PKN Kawasan Perkotaan Manado-Bitung, yang terhubung dengan Pelabuhan Bitung; c. Kawasan Andalan Laut Batutoli dan Sekitarnya dengan PKN Kawasan Perkotaan Manado-Bitung, yang terhubung dengan Pelabuhan Bitung; d. Kawasan Andalan Toli-toli dan Sekitarnya dengan PKW Toli-toli, yang terhubung dengan Pelabuhan Toli-toli; e. Kawasan Andalan Palopo dan Sekitarnya dengan PKW Palopo, yang terhubung dengan Pelabuhan Soekarno-Hatta (Makassar); f. Kawasan … www.djpp.kemenkumham.go.id
f. Kawasan Andalan Bulukumba-Watampone dan sekitarnya dengan PKW Bulukumba dan PKW Watampone, yang terhubung dengan Pelabuhan Soekarno-Hatta (Makassar). g. Kawasan Andalan Mamuju dan Sekitarnya dengan PKW Mamuju yang terhubung dengan Pelabuhan Belang-belang; h. Kawasan Andalan Asesolo/Kendari dengan PKN Kendari; i. Kawasan Andalan Kapolimu-Patikala Muna-Buton dengan PKW Bau- bau, yang terhubung dengan Pelabuhan Bau-bau; dan j. Kawasan Andalan Mowedong/Kolaka dengan PKW Kolaka.
