Pasal 2
(1) Batas rencana zonasi Kawasan Antarwilayah Laut
Jawa meliputi:
- sebelah utara, yaitu sebagai berikut:
- garis yang menghubungkan Tanjung Kait,
Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan pada koordinat 3° 14’
Lintang Selatan-106° 5’ Bujur Timur, di
pantai timur dari Pulau Sumatera, ke arah timur ke Tanjung Nangka, Kabupaten
2022, No.6 -6-
Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka
Belitung pada koordinat 3° 5’ Lintang Selatan-106° 30’ Bujur Timur di pantai
selatan dari Kabupaten Bangka Tengah,
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung;
- garis yang menghubungkan Tanjung Nangka,
Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi
Kepulauan Bangka Belitung pada koordinat 3° 5’ Lintang Selatan-106° 30’ Bujur Timur
ke arah timur laut sepanjang pantai timur
Pulau Bangka ke Tanjung Berikat,
Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi
Kepulauan Bangka Belitung pada koordinat
2° 34’ Lintang Selatan-106° 51’ Bujur Timur di bagian paling timur;
- garis yang menghubungkan Tanjung Berikat, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi
Kepulauan Bangka Belitung pada koordinat
2° 34’ Lintang Selatan-106° 51’ Bujur Timur ke arah timur ke Tanjung Binga, Kabupaten
Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka
Belitung pada koordinat 2° 36’ Lintang Selatan-107° 39’ Bujur Timur;
- garis yang menghubungkan Tanjung Binga,
Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada koordinat 2° 36’
Lintang Selatan-107° 39’ Bujur Timur ke
arah timur sepanjang pantai barat dan
selatan Pulau Belitung ke Tanjung
Burungmandi, Kabupaten Belitung Timur,
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada koordinat 2° 45’ Lintang Selatan-108° 17’
Bujur Timur di ujung pantai timur laut;
- garis yang menghubungkan Tanjung
Burungmandi, Kabupaten Belitung Timur,
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada koordinat 2° 45’ Lintang Selatan-108° 17’
2022, No.6 -7-
Bujur Timur ke arah timur ke Tanjung
Sambar, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat pada koordinat 2° 0’
Lintang Selatan-110° 18’ Bujur Timur di
bagian paling barat daya dari Pulau
Kalimantan;
- garis yang menghubungkan Tanjung
Sambar, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat pada koordinat 2° 0’
Lintang Selatan-110° 18’ Bujur Timur ke
arah timur sepanjang pantai selatan Pulau
Kalimantan ke Tanjung Petang, Kabupaten
Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan
pada koordinat 3° 37’ Lintang Selatan-115° 58’ Bujur Timur di ujung pantai tenggara;
- garis yang menghubungkan Tanjung Petang, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi
Kalimantan Selatan pada koordinat 3° 37’
Lintang Selatan-115° 58’ Bujur Timur ke arah timur ke Tanjung Kiwi, Kabupaten
Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan pada
koordinat 3° 39’ Lintang Selatan-115° 0’ Bujur Timur di bagian barat dari Pulau Laut,
Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan
Selatan; dan
- garis yang menghubungkan Tanjung Kiwi,
Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan
Selatan pada koordinat 3° 39’ Lintang
Selatan-115° 0’ Bujur Timur ke arah selatan
sepanjang pantai barat Pulau Laut,
Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan ke Tanjung Layar, Kabupaten
Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan pada koordinat 4° 5’ Lintang Selatan-116° 5’ Bujur
Timur pada bagian paling selatan dari
Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan;
2022, No.6 -8-
- sebelah timur, yaitu sebagai berikut:
- garis yang menghubungkan Tanjung Layar, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan
Selatan pada koordinat 4° 5’ Lintang Selatan-
116° 5’ Bujur Timur ke arah tenggara ke
bagian paling barat dari Pulau Tanakeke,
Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi
Selatan pada koordinat 5° 32’ Lintang Selatan-119° 16’ Bujur Timur;
- garis yang menghubungkan bagian paling
barat Pulau Tanakeke, Kabupaten Takalar,
Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat
5° 32’ Lintang Selatan-119° 16’ Bujur Timur
ke arah tenggara ke Tanjung Laikang, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi
Selatan pada koordinat 5° 37’ Lintang Selatan-119° 28’ Bujur Timur;
- garis yang menghubungkan Tanjung
Laikang, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 5° 37’
Lintang Selatan-119° 28’ Bujur Timur ke
arah barat daya ke Pulau Jailamu, Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan,
Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 6°
34’ Lintang Selatan-118° 49’ Bujur Timur; dan
- garis yang menghubungkan Pulau Jailamu,
Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan,
Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat
6° 34’ Lintang Selatan-118° 49’ Bujur Timur
ke arah barat daya ke Pulau Kapoposang Bali, Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan,
Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 30’ Lintang Selatan-117° 11’ Bujur Timur;
- sebelah selatan, yaitu sebagai berikut:
- garis yang menghubungkan Pulau Kapoposang Bali, Kabupaten Pangkajene
2022, No.6 -9-
Dan Kepulauan, Provinsi Sulawesi Selatan
pada koordinat 7° 30’ Lintang Selatan-117° 11’ Bujur Timur ke arah barat laut ke bagian
paling timur dari Pulau Sepanjang,
Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur
pada koordinat 7° 11’ Lintang Selatan-
115° 54’ Bujur Timur;
- garis yang menghubungkan bagian paling timur Pulau Sepanjang, Kabupaten
Sumenep, Provinsi Jawa Timur pada
koordinat 7° 11’ Lintang Selatan-115° 54’
Bujur Timur ke arah barat sepanjang pantai
utara dari Pulau Sepanjang, Kabupaten
Sumenep, Provinsi Jawa Timur ke ujung barat Pulau Sepanjang, Kabupaten
Sumenep, Provinsi Jawa Timur pada koordinat 7° 9’ Lintang Selatan-115° 44’
Bujur Timur;
- garis yang menghubungkan ujung barat Pulau Sepanjang, Kabupaten Sumenep,
Provinsi Jawa Timur pada koordinat 7° 9’
Lintang Selatan-115° 44’ Bujur Timur ke arah barat laut ke sisi barat dari Teluk
Gedeh, Pulau Kangean, Kabupaten
Sumenep, Provinsi Jawa Timur pada koordinat 7° 1’ Lintang Selatan-115° 17’
Bujur Timur;
- garis yang menghubungkan sisi barat dari
Teluk Gedeh, Pulau Kangean, Kabupaten
Sumenep, Provinsi Jawa Timur pada
koordinat 7° 1’ Lintang Selatan-115° 17’ Bujur Timur ke arah barat daya ke Tanjung
Sedano, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur pada koordinat 7° 50’ Lintang Selatan-
114° 28’ Bujur Timur;
- garis yang menghubungkan Tanjung Sedano, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur
2022, No.6 -10-
pada koordinat 7° 50’ Lintang Selatan-
114° 28’ Bujur Timur ke arah barat sepanjang pantai utara Pulau Jawa ke
Tanjung Pujut, Kabupaten Serang, Provinsi
Banten pada koordinat 5° 53’ Lintang
Selatan-106° 2’ Bujur Timur; dan
- garis yang menghubungkan Tanjung Pujut,
Kabupaten Serang, Provinsi Banten pada koordinat 5° 53’ Lintang Selatan-106° 2’
Bujur Timur ke barat ke Tanjung Sumur
Batu, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi
Lampung pada koordinat 5° 50’ Lintang
Selatan-105° 47’ Bujur Timur;
- sebelah barat, yaitu Tanjung Sumur Batu, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung
pada koordinat 5° 50’ Lintang Selatan-105° 47’ Bujur Timur ke arah utara sepanjang pantai
timur Pulau Sumatera ke Tanjung Kait,
Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan pada koordinat 3° 14’ Lintang Selatan-
106° 5’ Bujur Timur.
(2) Peta batas rencana zonasi Kawasan Antarwilayah Laut
Jawa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum
dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari Peraturan Presiden ini.
(3) Wilayah perencanaan rencana zonasi Kawasan
Antarwilayah Laut Jawa berada di dalam batas
rencana zonasi Kawasan Antarwilayah Laut Jawa
sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
