PERPRES
RENCANA TATA RUANG PULAU SUMATERA
Pasal 9
BAB 2 — TUJUAN, KEBIJAKAN, DAN STRATEGI PENATAAN RUANG PULAU
(1) Kebijakan untuk mewujudkan pusat industri yang berdaya saing
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf d meliputi:
- peningkatan fungsi dan pengembangan kawasan peruntukan industri yang berdaya saing di kawasan perkotaan nasional; dan
- pengembangan keterkaitan ekonomi antar pusat-pusat industri.
(2) Strategi untuk peningkatan fungsi dan pengembangan kawasan
peruntukan industri yang berdaya saing di kawasan perkotaan nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a meliputi:
- merehabilitasi, meningkatkan fungsi, dan mengembangkan kawasan peruntukan industri yang didukung prasarana dan sarana;
www.djpp.depkumham.go.id
2012, No.31 10
- merehabilitasi dan mengembangkan kawasan peruntukan industri yang bernilai tambah tinggi dan ramah lingkungan; dan
- mengembangkan kawasan perkotaan nasional untuk kegiatan industri kreatif.
(3) Strategi untuk pengembangan keterkaitan ekonomi antar pusat-pusat
industri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b meliputi:
- mengembangkan kawasan perkotaan nasional sebagai pusat industri yang didukung prasarana dan sarana; dan
- mengembangkan keterkaitan antarpusat kegiatan industri dengan kawasan perkotaan nasional sebagai pusat pengembangan kawasan andalan yang terhubung dengan akses ke dan dari pelabuhan dan/atau bandar udara.
