Pasal 19
BAB 3 — SUSUNAN ORGANISASI
(1) Kelompok kerja mempunyai tugas membantu Badan
Pengarah Papua dalam:
- melaksanakan sinkronisasi, harmonisasi, evaluasi, dan koordinasi percepatan pembangunan dan ' pelaksanaan Otonomi Khusus Provinsi Papua sesuai dengan bidang tugas masing-masing;
- melaksanakan pembinaan, pengawasan, evaluasi, dan laporan terhadap pengelolaan perencanaan, penganggaran, pendanaan, penerimaan, dan penyelenggaraan pemerintahan dalam rangka Otonomi Khusus Provinsi Papua yang dilaksanalan oleh kementerian/lemb"ga dan pemerintah daerah Provinsi Papua.
(2) Dalam . . .
SK No l16902A
PRESIDEN
-t2- (21 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) kelompok kerja bertanggung jawab kepada sekretaris eksekutif melalui Sekretariat Badan Pengarah Papua.
. Pasal 20
(1) Badan Pengarah Papua melaksanakan rapat pleno Badan
Pengarah Papua secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan atau sewaktu-waktu apabila diperlukan. (21 Anggota Badan Pengarah Papua secara bersama-sama atau sendiri-sendiri dapat melaksanakan rapat koordinasi dengan kelompok kerja secara berkala paling sedikit I (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan atau sewaktu-waktu apabila diperlukan.
(3) Rapat pleno Badan Pengarah Papua sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh Ketua Badan Pengarah Papua. Pengarah Papua berhalangan, l4l Dalam hal Ketua Badan rapat pleno Badan Pengarah Papua sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dipimpin oleh anggota Badan Pengarah Papua yang ditunjuk oleh Ketua Badan Pengarah Papua.
(5) Rapat koordinasi sebagaimana dimaksud pada ayat (21
dipimpin oleh anggota Badan Pengarah Papua.
(6) Hasil rapat koordinasi sebagaimana dimaksud pada
ayat (21 disampaikan oleh anggota Badan Pengarah Papua kepada Ketua Badan Pengarah Papua.
