Pasal 5
BAB 3 — SKEMA BP2BT
(1) Uang muka kepemilikan Rumah Tapak dan Sarusun ditetapkan paling rendah 20% (dua puluh perseratus) dan paling tinggi 50% (lima puluh perseratus) dari harga Rumah Tapak atau Sarusun. (2) Pemohon menyediakan uang muka sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit 5% (lima perseratus) dari harga Rumah Tapak atau Sarusun. (3) Dalam hal tabungan Pemohon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf a tidak mencukupi ketentuan uang muka paling sedikit sebagaimana dimaksud pada ayat (2) maka Pemohon menyediakan tambahan dana uang muka. (4) Dana BP2BT sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf b diberikan dengan memperhatikan besaran Penghasilan Kelompok Sasaran Pemohon dan nilai Rumah Tapak atau Sarusun. (5) Kredit atau pembiayaan kepemilikan Rumah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf c merupakan nilai Rumah Tapak atau Sarusun dikurangi dengan uang muka sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
