Pasal 36
BAB 6 — TATA CARA PENGADAAN BADAN USAHA PELAKSANA
(1) Pemilihan badan usaha dengan penunjukan langsung yang merupakan KPBU SDA kondisi tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30 huruf a, meliputi: a. undangan kepada calon badan usaha pelaksana yang memenuhi ketentuan dalam Pasal 30 huruf a
disertai dengan penyampaian dokumen isian kualifikasi, dokumen permintaan proposal dan surat kerahasiaan; b. pemasukan dokumen kualifikasi; c. evaluasi kualifikasi; d. pemberian penjelasan proyek KPBU SDA; e. pemasukan dokumen penawaran; f. evaluasi dokumen penawaran, klarifikasi dan negosiasi; g. penyampaian hasil penunjukan langsung untuk mendapatkan persetujuan PJPK dilampiri dengan berita acara hasil penunjukan langsung; h. penetapan dan pengumuman badan usaha pelaksana; dan i. persiapan penandatanganan perjanjian KPBU SDA. (2) Pemilihan badan usaha dengan penunjukan langsung yang pada tahapan prakualifikasi badan usaha pelaksana hanya menghasilkan satu peserta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30 huruf b, paling sedikit meliputi: a. undangan kepada Peserta yang lulus Prakualifikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30 huruf b dengan melampirkan dokumen permintaan proposal; b. pemberian penjelasan proyek KPBU SDA; c. pemasukan dokumen penawaran; d. evaluasi dokumen penawaran, klarifikasi dan negosiasi; e. penyampaian hasil Penunjukan Langsung untuk mendapatkan persetujuan PJPK dilampiri dengan berita acara hasil penunjukan langsung; f. penetapan dan pengumuman badan usaha pelaksana; dan g. persiapan penandatanganan perjanjian KPBU SDA. (3) Kriteria teknis yang dievaluasi dalam dokumen penawaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), antara lain: a. produksi daya listrik tahunan yang dihasilkan; b. inovasi teknologi yang digunakan; dan
c. rencana operasi dan pemeliharaan infrastruktur SDA.
