Pasal 12
BAB 4 — WASMATLITRIK
(1) Wasmatlitrik dilaksanakan berdasarkan: a. hasil pengawasan yang dilakukan oleh PPSI; b. laporan atau pengaduan masyarakat yang diajukan secara tertulis atau lisan; dan/atau; c. hasil temuan PPNS Bidang Perindustrian. (2) Laporan atau pengaduan masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dapat ditujukan kepada: a. pimpinan Kementerian Perindustrian dan/atau pimpinan organisasi perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perindustrian setempat;
b. layanan pengaduan Kementerian Perindustrian; c. koordinator PPNS Bidang Perindustrian; d. PPNS Bidang Perindustrian; atau e. PPSI. (3) Laporan atau pengaduan masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b paling sedikit memuat: a. identitas pelapor; b. waktu pelaporan; c. hal yang dilaporkan berupa kejadian dugaan Tindak Pidana Bidang Perindustrian; d. waktu kejadian; e. tempat kejadian; dan f. terlapor. (4) Identitas pelapor sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a wajib dirahasiakan. (5) Laporan atau pengaduan masyarakat yang disampaikan kepada pimpinan Kementerian Perindustrian dan/atau pimpinan organisasi perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perindustrian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a dan layanan pengaduan Kementerian Perindustrian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b diteruskan kepada koordinator PPNS Bidang Perindustrian. (6) Berdasarkan laporan atau pengaduan masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (3), koordinator PPNS Bidang Perindustrian dapat memerintahkan Atasan PPNS Bidang Perindustrian untuk menugaskan PPNS Bidang Perindustrian melakukan Wasmatlitrik.
