Pasal 56
BAB 11 — TARGET, PENILAIAN, DAN PENETAPAN ANGKA KREDIT
Usulan PAK Pembina Industri disampaikan oleh: a. pejabat pimpinan tinggi madya kepada pimpinan Instansi Pembina untuk Angka Kredit bagi Pembina Industri ahli utama di lingkungan Instansi Pembina; b. pejabat pimpinan tinggi pratama yang membidangi Pembinaan Industri, yang membidangi kesekretariatan, atau yang membidangi kepegawaian pada Instansi Pemerintah kepada pejabat pimpinan tinggi madya yang membidangi pembangunan sumber daya manusia Industri pada Instansi Pembina untuk Angka Kredit bagi Pembina Industri ahli madya di lingkungan Instansi Pemerintah; c. pejabat pimpinan tinggi pratama yang membidangi Pembinaan Industri atau yang membidangi kepegawaian pada Instansi Pusat kepada pejabat pimpinan tinggi pratama yang membidangi pembinaan Jabatan Fungsional Pembina Industri pada Instansi Pembina bagi Pembina Industri ahli pertama dan Pembina Industri ahli muda di lingkungan Instansi Pusat; d. pejabat pimpinan tinggi pratama yang membidangi Pembinaan Industri pada pemerintah daerah provinsi kepada pejabat pimpinan tinggi madya yang membidangi
kesekretariatan pada pemerintah daerah provinsi bagi Pembina Industri ahli pertama dan Pembina Industri ahli muda di lingkungan pemerintah daerah provinsi; e. pejabat pimpinan tinggi pratama yang membidangi Pembinaan Industri pada pemerintah daerah kabupaten/kota kepada pejabat pimpinan tinggi pratama yang membidangi kesekretariatan pada pemerintah daerah kabupaten/kota bagi Pembina Industri ahli pertama dan Pembina Industri ahli muda di lingkungan pemerintah daerah kabupaten/kota; dan f. pimpinan unit pelaksana teknis pada Instansi Pembina kepada pejabat pimpinan tinggi pratama yang membidangi kesekretariatan pada unit pimpinan tinggi madya yang membawahi unit pelaksana teknis pada Instansi Pembina untuk Angka Kredit bagi Pembina Industri ahli pertama dan Pembina Industri ahli muda di lingkungan unit pelaksana teknis pada Instansi Pembina.
