Pasal 9
pasal.id
Hasil kerja tugas jabatan untuk Jabatan Fungsional Analis Ketahanan Pangan sesuai jenjang jabatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1), sebagai berikut: a. Analis Ketahanan Pangan Ahli Pertama, meliputi:
paket data ketersediaan pangan dan sumberdaya pangan;
laporan hasil pengolahan data/informasi ketersediaan pangan dan sumberdaya pangan;
paket data wilayah rentan rawan pangan;
laporan hasil pengolahan data/informasi wilayah rentan rawan pangan;
paket data kerawanan pangan, penduduk rawan pangan, kewaspadaan pangan dan gizi;
laporan hasil pengolahan data/informasi kerawanan pangan, penduduk rawan pangan, kewaspadaan pangan dan gizi;
paket data penanganan/mitigasi rentan rawan pangan;
laporan hasil pengolahan data/informasi penanganan/mitigasi rentan rawan pangan;
paket data akses pangan;
laporan hasil pengolahan data/informasi data akses pangan;
paket data stok gabah dan/atau beras di penggilingan dan pedagang;
laporan hasil pengolahan data/informasi stok gabah dan/atau beras di penggilingan dan pedagang;
paket data kelembagaan distribusi pangan;
laporan hasil pengolahan data/ informasi kelembagaan distribusi pangan;
paket data pola/jaringan distribusi pangan;
laporan hasil pengolahan data/informasi pola/ jaringan distribusi pangan;
paket data harga dan stok pangan;
laporan hasil pengolahan data/informasi harga dan stok pangan;
paket data pasokan dan harga pangan;
laporan hasil pengolahan data/informasi pasokan dan harga pangan;
paket data cadangan pangan pemerintah;
paket data cangan pangan masyarakat;
laporan hasil pengolahan data/informasi cadangan pangan pemerintah;
laporan hasil pengolahan data/informasi cadangan pangan masyarakat;
paket data kelembagaan cadangan pangan dan fasilitasi fisik lumbung;
laporan hasil pengolahan data/informasi kelembagaan cadangan pangan dan infrastruktur cadangan pangan;
paket data konsumsi pangan;
laporan hasil pengolahan data/informasi konsumsi pangan;
laporan hasil identifikasi dan inventarisasi data potensi pangan lokal dan potensi olahan pangan spesifik wilayah;
laporan hasil pengolahan data/informasi potensi pangan lokal dan potensi olahan pangan spesifik wilayah;
laporan hasil identifikasi dan inventarisasi data penganekaragaman pangan;
laporan hasil pengolahan data/informasi penganekaragaman pangan;
paket data keamanan pangan segar;
laporan hasil pengolahan data/informasi keamanan pangan segar;
laporan hasil pengolahan data/informasi prognosa neraca pangan;
laporan hasil pengolahan data/informasi struktur ongkos usaha tani komoditas pangan strategis;
hasil penyusunan bahan informasi di bidang ketahanan pangan;
konsep pedoman/panduan/petunjuk pelaksanaan/petunjuk teknis/modul jurnal di bidang ketahanan pangan; dan
paket data bahan kebijakan di bidang ketahanan pangan. b. Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda, meliputi:
laporan hasil analisis data/informasi ketersediaan pangan dan sumberdaya pangan;
laporan hasil analisis data/informasi wilayah rentan rawan pangan;
laporan hasil analisis data/informasi kerawanan pangan, penduduk rawan pangan, kewaspadaan pangan dan gizi;
laporan hasil analisis data/informasi penanganan/ mitigasi rentan rawan pangan;
laporan hasil analisis data/informasi akses pangan;
laporan hasil analisis data/informasi stok gabah dan/atau beras di penggilingan dan pedagang;
laporan hasil analisis data/informasi kelembagaan distribusi pangan;
laporan hasil analisis data/informasi pola/jaringan distribusi pangan;
laporan hasil analisis data/informasi harga dan stok pangan;
laporan hasil analisis data/informasi pasokan dan harga pangan;
laporan hasil analisis data/informasi prognosa neraca pangan;
laporan hasil analisis data/informasi struktur ongkos usaha tani komoditas pangan strategis;
laporan hasil analisis data/informasi cadangan pangan pemerintah;
laporan hasil analisis data/informasi cadangan pangan masyarakat;
laporan hasil analisis data/informasi kelembagaan cadangan pangan dan infrastruktur cadangan pangan;
laporan hasil analisis data/informasi konsumsi pangan;
laporan hasil analisis pola konsumsi pangan dan laporan analisis konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman;
buku direktori perkembangan konsumsi pangan;
laporan analisis situasi konsumsi pangan dan gizi;
laporan analisis tren dan target kebutuhan konsumsi pangan;
peta pola konsumsi pangan;
laporan hasil analisis data/informasi potensi pangan lokal dan potensi olahan pangan spesifik wilayah;
laporan hasil analisis data/informasi penganekaragaman pangan;
laporan hasil analisis data/informasi keamanan pangan segar;
laporan hasil penyusunan bahan informasi di bidang ketahanan pangan;
konsep pedoman/panduan/ petunjuk pelaksanaan/petunjuk teknis /modul jurnal di bidang ketahanan pangan; dan
laporan hasil analisis bahan kebijakan di bidang ketahanan pangan.
laporan hasil bimbingan dan supervisi terhadap pengembangan substansi di bidang ketahanan pangan.
c. Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya, meliputi:
- laporan hasil kajian ketersediaan pangan dan sumberdaya pangan;
- laporan hasil kajian kerawanan pangan;
- laporan hasil kajian penanganan/mitigasi rentan rawan pangan;
- laporan hasil kajian peningkatan akses pangan masyarakat;
- konsep metodologi analisis wilayah rentan rawan pangan;
- laporan hasil kajian distribusi pangan;
- laporan hasil kajian pasokan, stok dan harga pangan;
- laporan hasil kajian prognosa neraca pangan;
- laporan hasil kajian struktur ongkos usaha tani komoditas pangan strategis;
- laporan hasil kajian cadangan pangan pemerintah;
- laporan hasil kajian cadangan pangan masyarakat;
- laporan hasil kajian konsumsi pangan;
- laporan hasil kajian potensi pangan lokal dan potensi olahan pangan spesifik wilayah;
- laporan hasil kajian penganekaragaman konsumsi pangan;
- laporan hasil kajian keamanan pangan segar;
- konsep naskah akademik terkait peraturan di bidang ketahanan pangan.
- laporan hasil penyusunan bahan informasi di bidang ketahanan pangan;
- konsep pedoman/panduan/ petunjuk pelaksanaan/petunjuk teknis /modul jurnal di bidang ketahanan pangan; dan
- konsep kebijakan di bidang ketahanan pangan.
- laporan hasil bimbingan dan supervisi terhadap pengembangan substansi di bidang ketahanan pangan.
d. Analis Ketahanan Pangan Ahli Utama, meliputi:
konsep model/desain pengembangan di bidang ketahanan pangan;
instrumen baru/pengembangan di bidang ketahanan pangan;
konsep rencana strategis jangka pendek/menengah di bidang ketahanan pangan;
laporan pengembangan kajian antisipatif dan responsif tentang kebijakan ketahanan pangan;
laporan evaluasi kebijakan dan/atau program ketahanan pangan;
laporan hasil kajian dampak kebijakan/program di bidang ketahanan pangan;
model indeks ketahanan pangan INDONESIA;
konsep road map (panduan) di bidang Ketahanan Pangan;
konsep naskah akademik terkait peraturan di bidang ketahanan pangan;
laporan hasil evaluasi dan penyempurnaan peraturan di bidang ketahanan pangan;
policy brief (risalah kebijakan) di bidang ketahanan pangan sesuai penugasan pimpinan;
naskah hasil kajian di bidang ketahanan pangan untuk dipublikasikan di media massa nasional/internasional;
laporan hasil kajian harmonisasi standar/ kebijakan/ komitmen nasional/ regional/ internasional di bidang ketahanan pangan;
laporan hasil analisis informasi di bidang ketahanan pangan;
konsep pedoman/panduan/ petunjuk pelaksanaan/petunjuk teknis /modul jurnal di bidang ketahanan pangan; dan
konsep rekomendasi kebijakan di bidang ketahanan pangan; dan
laporan hasil bimbingan dan supervisi terhadap pengembangan substansi di bidang ketahanan pangan.
