Pasal 9
BAB 4 — TUGAS JABATAN, UNSUR DAN SUBUNSUR KEGIATAN, URAIAN KEGIATAN TUGAS JABATAN, DAN HASIL KERJA
Hasil Kerja tugas jabatan bagi Penata Perizinan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 sebagai berikut: a. Penata Perizinan Ahli Pertama, meliputi:
- dokumen instruksi kerja pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
- dokumen skema pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan dinamis berbasis wilayah pengguna layanan;
- dokumen skema pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha dan Nonperizinan barbasis urusan/sektor;
- laporan penyelenggaraan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
- dokumen kesesuaian data kelayakan survei lapangan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan
Nonperizinan; 6. dokumen prosedur sistem pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan terintegrasi; 7. dokumen bisnis proses pengembangan sistem pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan terintegrasi; 8. dokumen rencana kerja sama antar penyelenggara pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 9. dokumen maklumat pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 10. dokumen prosedur penyederhanaan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 11. dokumen identifikasi kebutuhan alat peraga penyelenggaraan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 12. dokumen masukan teknis biaya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; 13. laporan konsultasi pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan pada media informasi publik; 14. laporan layanan konsultasi pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 15. dokumen tatacara partisipasi masyarakat dalam pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 16. dokumen pemetaan permasalahan partisipasi terhadap pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 17. dokumen rencana penyuluhan masyarakat pada pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 18. laporan mediasi, konsiliasi, atau ajudikasi pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 19. dokumen tanggapan atas pengaduan masyarakat pada pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
laporan identifikasi jenis sanksi pelanggaran dalam pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
dokumen rekomendasi rentang waktu penyelesaian produk layanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
laporan hasil pemetaan pelanggaraan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
dokumen identifikasi data Perizinan Berusaha berbasis risiko rendah;
dokumen Perizinan Berusaha berbasis risiko rendah;
dokumen identifikasi hasil pengawasan Perizinan Berusaha berbasis risiko rendah;
dokumen program kerja pengawasan Perizinan Berusaha berbasis risiko rendah;
dokumen laporan hasil pengawasan berbasis risiko menengah rendah dan menengah tinggi;
dokumen instruksi pengawasan berbasis risiko menengah rendah dan menengah tinggi;
dokumen peta data pengawasan berbasis risiko menengah rendah dan menengah tinggi;
dokumen klasifikasi Perizinan Berusaha berbasis risiko menengah rendah dan menengah tinggi serta standar;
laporan pendampingan hasil pengawasan berbasis risiko menengah rendah dan menengah tinggi;
dokumen pengawasan Perizinan Berusaha berbasis risiko menengah rendah dan menengah tinggi;
dokumen peta data pengawasan Perizinan Berusaha berbasis risiko tinggi;
dokumen rekomendasi pengawasan Perizinan Berusaha berbasis risiko tinggi;
dokumen identifikasi kualifikasi data pengawasan Perizinan Berusaha berbasis risiko tinggi; dan
laporan berkala pengawasan Perizinan Berusaha berbasis risiko tinggi; b. Penata Perizinan Ahli Muda, meliputi:
laporan hasil pemeriksaan keabsahan dokumen syarat Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
laporan hasil analisis kelayakan dokumen pengajuan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
dokumen usulan keputusan pemohonan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
dokumen analisis kebutuhan pengembangan sistem pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan terintegrasi;
laporan hasil pengawasan pengajuan Perizinan pada sistem Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan terintegrasi;
laporan analisis hasil pengawasan sistem Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan terintegrasi;
laporan hasil analisa kebutuhan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
desain area lokasi dalam rangka penyelenggaraan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan secara bergerak (mobile);
laporan hasil perkiraan kebutuhan biaya keluaran proses Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
laporan analisis permasalahan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
dokumen rekomendasi penyelesaian permasalahan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
dokumen konten informasi pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan dalam bentuk elektronik;
dokumen konten informasi pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan dalam bentuk nonelektronik;
dokumen alternatif penyelesaian permasalahan
layanan konsultasi pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 15. laporan analisis kepatuhan masyarakat pada prosedur pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 16. laporan analisis indeks kemudahan usaha; 17. laporan analisis pengaduan langsung pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 18. dokumen rencana tindak lanjut pengaduan masyarakat; 19. dokumen penyelesaian sengketa Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 20. laporan hasil analisis data indeks kepuasan masyarakat; 21. dokumen pencegahan praktik percaloan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 22. dokumen mutu standar pengawasan berbasis risiko rendah; 23. dokumen rekomendasi hasil pengawasan Perizinan Berusaha berbasis risiko rendah; 24. dokumen mitigasi risiko dalam pengawasan Perizinan Berusaha berbasis risiko rendah; 25. laporan analisis pengawasan Perizinan Berusaha berbasis risiko menengah rendah dan menengah tinggi; 26. dokumen instruksi pengawasan Perizinan Berusaha berbasis risiko tinggi; 27. laporan analisis dokumen pengawasan Perizinan Berusaha berbasis risiko tinggi; 28. dokumen analisis laporan hasil pendampingan pengawasan Perizinan Berusaha berbasis risiko tinggi; 29. dokumen mitigasi risiko dalam pengawasan Perizinan Berusaha berbasis risiko tinggi; dan 30. laporan pengawasan pascaterbit Perizinan Berusaha berbasis risiko tinggi; c. Penata Perizinan Ahli Madya, meliputi:
dokumen kajian keputusan atas permohonan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
dokumen analisis pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
laporan evaluasi pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
laporan evaluasi pengembangan sistem pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan terintegrasi;
dokumen standar pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
laporan analisis perkiraan kebutuhan biaya keluaran proses Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
laporan evaluasi perkiraan kebutuhan biaya keluaran proses Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
laporan evaluasi hasil rekomendasi penyelesaian permasalahan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
dokumen bisnis proses layanan konsultasi pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
laporan analisis dukungan masyarakat terhadap aktivitas pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
dokumen daya saing wilayah pada aktivitas pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
laporan advokasi teknis pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
laporan mediasi, konsiliasi, atau ajudikasi pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
dokumen gugatan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
laporan analisa pemberian sanksi pelanggaran penyelenggaraan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
laporan hasil evaluasi pelaksanaan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
laporan evaluasi standar pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
dokumen konsep penghargaan bagi sumber daya manusia pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
laporan analisis hambatan pada saat pemberian pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
laporan hasil evaluasi kualitas produk layanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
laporan hasil evaluasi akses layanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
dokumen konsep laporan hasil pengawasan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
dokumen instruksi pengawasan Perizinan, Perizinan Berusaha berbasis risiko rendah, dan Nonperizinan;
laporan evaluasi hasil pengawasan Perizinan, Perizinan Berusaha berbasis risiko menengah rendah dan menengah tinggi, dan Nonperizinan; dan
dokumen mitigasi risiko dalam pengawasan Perizinan Berusaha berbasis risiko menengah rendah dan menengah tinggi; dan d. Penata Perizinan Ahli Utama, meliputi:
dokumen perkiraan kebutuhan biaya keluaran proses Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
dokumen kajian akses informasi pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
dokumen risalah informasi baru dalam pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
laporan hasil evaluasi layanan konsultasi pelayanan
Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 5. dokumen kajian kebutuhan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 6. dokumen kajian dampak Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan yang diberikan terhadap kualitas kehidupan masyarakat; 7. dokumen kajian perubahan daya saing wilayah terhadap pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 8. dokumen hasil advokasi teknis pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 9. dokumen hasil mediasi, konsiliasi, atau ajudikasi pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; 10. dokumen konsep hasil pengaduan dan tuntutan yang tidak sesuai dengan hasil verifikasi dalam pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; dan 11. laporan evaluasi indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan.
