Pasal 21
(1) Setiap Orang yang menghasilkan Limbah B3 atau Pemanfaat Limbah B3 wajib melakukan pemantauan kegiatan Pemanfaatan Limbah B3.
(2) Pemantauansebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan melalui: a. pemeriksaan terhadap kemasan Limbah B3; b. pengawasan pada saat menempatkan dan/atau memindahkan Limbah B3 dari fasilitas Penyimpanan Limbah B3 ke fasilitas Pemanfaatan Limbah B3; c. pencatatan kegiatan PemanfaatanLimbah B3; d. pemantauan standar lingkungan hidup; dan e. pengawasan terhadap prosedur tata laksana kebersihan. (3) Pencatatan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c oleh Setiap Orang yang menghasilkan Limbah B3, dilakukan terhadap: a. jenis Limbah B3, karakteristik Limbah B3, jumlah Limbah B3 yang dimanfaatkan; b. hasil uji kualitas produk Pemanfaatan Limbah B3 sesuai standar; c. jumlah produk yang dihasilkan per satuan waktu; d. jumlah Limbah B3 yang dihasilkan per satuan waktu; dan e. neraca Limbah B3. (4) Pencatatan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c oleh Pemanfaat Limbah B3, dilakukan terhadap: a. jenis Limbah B3, karakteristik Limbah B3, dan waktu diterimanya Limbah B3 dari Penghasil Limbah B3 yang menghasilkan Limbah B3; b. identitas Penghasil Limbah B3 dan Pengangkut Limbah B3; c. hasil uji kualitas produk Pemanfaatan Limbah B3 sesuai standar; d. jumlah produk yang dihasilkan per satuan waktu; e. jumlah Limbah B3 yang dihasilkan per satuan waktu; dan f. neraca Limbah B3.
