Pasal 8
BAB 2 — TATA CARA PERMOHONAN IZIN
(1) Permohonan Izin Usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5, diajukan oleh: a. Pelaku Usaha perseorangan; atau b. Pelaku Usaha non perseorangan. (2) Pelaku Usaha perseorangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a merupakan orang perorangan penduduk INDONESIA yang cakap untuk bertindak dan melakukan perbuatan hukum. (3) Pelaku Usaha non perseorangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri atas: a. Koperasi; b. BUM Desa; c. BUMD; d. BUMN; e. BUMS INDONESIA; atau f. Pengelola Hutan yang telah menerapkan PPK-BLUD. (4) Dalam hal IUIPHHK jenis penggergajian kayu dan/atau bioenergi ragam produk arang kayu Kapasitas Produksi sampai dengan 2.000 (dua ribu) meter kubik per tahun atau IUIPHHBK Skala Kecil, pemohon yang dapat mengajukan terdiri atas: a. Perseorangan; b. Koperasi; atau c. BUM-Desa.
