Pasal 13
BAB 2 — TATA CARA PENYUSUNAN RURHL-DAS
(1)
Pengendalian
erosi
dan
sedimentasi
sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 9 ayat (2) huruf c dilakukan
melalui penerapan teknik konservasi tanah secara:
a.
sipil teknis;
b.
vegetatif; dan/atau
c.
teknik kimiawi.
(2)
Penerapan teknik konservasi tanah secara sipil teknis
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dilakukan
melalui pembuatan:
a.
bangunan struktur; dan/atau
b.
bangunan nonstruktur.
(3)
Penerapan teknik konservasi tanah secara vegetatif
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dilakukan
melalui:
a.
penanaman strip rumput;
b.
budi daya tanaman lorong;
c.
penanaman kanan kiri sungai; dan/atau
d.
tanaman penutup tanah lainnya.
(4)
Penerapan
teknik
konservasi
tanah
secara
teknik
kimiawi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c
dilakukan
melalui
pemberian
amelioran
dengan
penggunaan:
a.
kapur;
b.
dolomit; dan/atau
c.
bitumen.
(5)
Pembuatan bangunan struktur sebagaimana dimaksud
pada ayat (2) huruf a berupa:
a.
dam pengendali;
b.
dam penahan;
c.
sumur resapan air;
d.
biopori;
e.
pengendali jurang;
f.
ekohidrolika;
g.
instalasi pemanenan air hujan;
h.
kolam retensi/embung; dan/atau
i.
bangunan lainnya sesuai dengan perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi.
(6)
Pembuatan
bangunan
nonstruktur
sebagaimana
dimaksud pada ayat (2) huruf b berupa:
a.
teras;
11
b. saluran pembuangan air; dan/atau c. bangunan lainnya sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
