Pasal 16
BAB 4 — PEJABAT PERBENDAHARAAN
(1) Kewenangan PPK untuk menguji sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat huruf g, meliputi pengujian terhadap: a. Kelengkapan dokumen tagihan; b. Kebenaran perhitungan tagihan; c. Kebenaran data pihak yang berhak menerima pembayaran atas beban APBN; d. Kesesuaian spesifikasi teknis dan volume barang/jasa sebagaimana yang tercantum dalam perjanjian/kontrak dengan barang/jasa yang diserahkan oleh penyedia barang/jasa; e. Kesesuaian spesifikasi teknis dan volume barang/jasa sebagaimana yang tercantum pada dokumen serah terima barang/jasa dengan dokumen perjanjian/kontrak; f. Kebenaran, keabsahan serta akibat yang timbul dari penggunaan surat bukti mengenai hak tagih kepada negara; dan g. Ketepatan jangka waktu penyelesaian pekerjaan sebagaimana yang tercantum pada dokumen serah terima barang/jasa dengan dokumen perjanjian/kontrak. (2) PPK harus menyampaikan laporan bulanan terkait pelaksanaan tugas dan wewenang kepada KPA sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (1) huruf i, sekurang-kurangnya memuat: a. Perjanjian/kontrak dengan penyedia barang/jasa yang telah ditandatangani; b. Tagihan yang belum dan telah disampaikan penyedia barang/jasa; c. Tagihan yang belum dan telah diterbitkan SPPnya; dan d. Jangka waktu penyelesaian tagihan.
