Pasal 4
BAB 2 — TATA CARA PENGANGKUTAN HASIL HUTAN HAK
(1) Nota Angkutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat huruf a, digunakan untuk seluruh jenis kayu rakyat/kayu budidaya yang berasal dari hutan hak yang berada di Jawa, Bali dan Lombok. (2) SKAU sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf b, digunakan untuk seluruh jenis kayu rakyat/kayu budidaya yang berasal dari hutan hak yang berada diluar Jawa, Bali dan Lombok. (3) Pengecualian penggunaan SKAU sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dengan menggunakan Nota Angkutan di Luar Jawa, Bali, dan Lombok untuk kayu jenis : Jati, Mahoni, Nyawai (Ficus Variegate blume), Gmelina, Lamtoro, Kaliandra, Cempedak, Dadap, Duku, Jambu, Jengkol, Kelapa, Kecapi, Kenari, Mangga, Manggis, Melinjo, Nangka, Rambutan, Randu, Sawit, Sawo, Sukun, Trembesi, Waru, Karet, Jabon, Sengon dan Petai.
