Pasal 80
BAB 3 — PEMERIKSAAN MASUK ATAU KELUAR WILAYAH INDONESIA
(1) Pemeriksaan Keimigrasian masuk dan/atau keluar Wilayah INDONESIA dapat dilakukan di atas Alat Angkut berdasarkan persetujuan Direktur Jenderal. (2) Pemeriksaan Keimigrasian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan terhadap warga negara INDONESIA, Orang Asing, awak Alat Angkut, dan nakhoda, awak kapal, atau tenaga ahli asing. (3) Ketentuan mengenai pemeriksaan Keimigrasian terhadap: a. Orang Asing sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 sampai dengan Pasal 36; b. Warga Negara INDONESIA sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37 sampai dengan Pasal 52; c. awak Alat Angkut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53 sampai dengan Pasal 63; dan d. nakhoda, awak kapal, atau tenaga ahli asing sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65, berlaku secara mutatis mutandis terhadap pemeriksaan Orang Asing, Warga Negara INDONESIA, awak Alat Angkut, dan nakhoda, awak kapal atau tenaga ahli asing di atas Alat Angkut. (4) Pengambilan Data Biometrik pada aplikasi perlintasan Keimigrasian dikecualikan bagi Orang Asing, warga negara INDONESIA, awak Alat Angkut, dan nakhoda, awak kapal, atau tenaga ahli asing sebagaimana dimaksud pada ayat (3).
