Pasal 171
(1) Pembicaraan
tingkat
II
merupakan
pengambilan
keputusan oleh DPR dan Pemerintah dalam rapat
paripurna DPR dengan kegiatan:
a. penyampaian laporan yang berisi proses, pendapat
mini
fraksi,
pendapat
mini
DPD,
dan
hasil
pembicaraan tingkat I;
b. pernyataan persetujuan atau penolakan dari tiap-
tiap fraksi dan anggota DPR secara lisan yang
diminta oleh pimpinan rapat paripurna; dan
c. pendapat akhir Presiden yang disampaikan oleh
menteri yang ditugasi.
(2) Dalam hal persetujuan sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) huruf b secara musyawarah untuk mufakat tidak
dapat
dicapai,
pengambilan
keputusan
dilakukan
berdasarkan suara terbanyak.
(3) Dalam
hal
rancangan
undang-undang
tidak
mendapatkan persetujuan bersama antara DPR dan
Presiden, rancangan undang-undang tersebut tidak boleh
diajukan lagi dalam persidangan DPR masa itu.
Pasal 172 . . .
