Pasal 7
(1) Klasifikasi Arsip sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) merupakan dasar penentuan sistematika JRA. (2) JRA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipergunakan sebagai pedoman penyusutan dan penyelamatan Arsip. (3) JRA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit memuat: a. jangka waktu simpan; dan b. keterangan. (4) Jangka waktu simpan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a merupakan akumulasi dari retensi aktif dan retensi inaktif. (5) Keterangan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b memuat rekomendasi yang MENETAPKAN Arsip dimusnahkan atau dipermanenkan. (6) Rekomendasi yang MENETAPKAN Arsip dimusnahkan atau dipermanenkan sebagaimana dimaksud pada ayat (5) ditetapkan berdasarkan pertimbangan: a. keterangan musnah ditentukan apabila pada masa akhir retensi Arsip tersebut tidak memiliki nilai
guna lagi; dan b. keterangan permanen ditentukan apabila dianggap memiliki nilai guna kesejarahan atau nilai guna sekunder. (7) Penetapan rekomendasi sebagaimana dimaksud pada ayat (6) dapat ditetapkan pada series, sub-series, file, atau item suatu jenis Arsip. (8) Penetapan JRA harus mendapat persetujuan dari Kepala Arsip Nasional Republik INDONESIA. (9) Dalam hal tertentu Arsip yang direkomendasikan untuk dimusnahkan atau dipermanenkan sebagaimana dimaksud pada ayat (5) dapat dilakukan penilaian kembali. (10) Penilaian kembali sebagaimana dimaksud pada ayat (9) dilakukan paling sedikit dalam hal materi Arsip: a. berpotensi menimbulkan sengketa hukum; b. diperlukan untuk pemeriksaan yang dilakukan oleh auditor internal dan auditor eksternal; dan c. diperlukan sebagai alat bukti.
