Pasal 29
BAB 2 — JENIS, SUSUNAN, DAN BENTUK NASKAH DINAS
(1) Surat undangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 huruf c merupakan Naskah Dinas yang memuat undangan kepada pejabat, pegawai, dan/atau pihak terkait lainnya di dalam dan/atau di luar Kementerian untuk menghadiri suatu acara kedinasan tertentu. (2) Surat undangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa: a. surat; atau b. kartu. (3) Surat undangan dalam bentuk surat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a ditandatangani oleh: a. Menteri; b. pimpinan Unit Kerja Eselon I atas nama Menteri; c. pimpinan Unit Kerja Eselon I; d. pimpinan unit kerja eselon II atas nama pimpinan Unit Kerja Eselon I; atau e. kepala UPT. (4) Surat undangan dalam bentuk kartu sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b dibuat oleh: a. Menteri;
b. pimpinan Unit Kerja Eselon I; atau c. kepala UPT. (5) Surat undangan dalam bentuk kartu sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b tidak memerlukan tanda tangan.
