Pasal 67
BAB 4 — INSPEKSI, PENGUJIAN, DAN PENANDAAN KAPAL PERIKANAN
(1) Pemeriksaan terhadap pemenuhan persyaratan kelaiklautan Kapal Perikanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 ayat (2) huruf a, meliputi: a. keselamatan Kapal Perikanan; b. pencegahan pencemaran dari Kapal Perikanan; c. pengawakan Kapal Perikanan; d. garis muat Kapal Perikanan dan pemuatan; e. kesejahteraan dan kesehatan Awak Kapal Perikanan; dan f. manajemen keselamatan dan pencegahan pencemaran dari Kapal. (2) Keselamatan Kapal Perikanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, terdiri atas: a. material; b. konstruksi dan bangunan; c. permesinan dan perlistrikan; dan d. perlengkapan keselamatan jiwa, navigasi, dan radio. (3) Pencegahan pencemaran dari Kapal Perikanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan. (4) Pengawakan Kapal Perikanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c, terdiri atas: a. Kapal Perikanan dioperasikan oleh Awak Kapal Perikanan dalam jumlah yang cukup dan berkompeten; dan/atau b. mesin Kapal Perikanan dioperasikan oleh Awak Kapal Perikanan yang berkompeten. (5) Garis muat Kapal Perikanan dan pemuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d, terdiri atas:
a. kekuatan konstruksi; b. stabilitas; c. bukaan, ruang, atau bagian yang dapat dibuka dan sirkulasi udara di Awak Kapal Perikanan; dan d. lambung timbul minimum. (6) Garis muat Kapal Perikanan dan pemuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (5) dipersyaratkan hanya bagi Kapal Perikanan berukuran lebih dari atau sama dengan 300 (tiga ratus) gross tonnage. (7) Kesejahteraan dan kesehatan Awak Kapal Perikanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e, hanya untuk Kapal Perikanan berukuran lebih dari atau sama dengan 300 (tiga ratus) gross tonnage paling sedikit terdiri atas: a. ruang gerak kepala; b. pintu masuk dan antara ruang akomodasi; c. ruang isolasi; d. alat peredam kebisingan dan getaran; e. ventilasi; f. alat pemanas dan alat pendingin udara; g. penerangan; h. kamar tidur; i. luas lantai; j. ruang makan; k. bak mandi atau pancuran air, kamar mandi dan wastafel; l. fasilitas mencuci; m. fasilitas untuk Awak Kapal Perikanan yang sakit dan/atau cedera; n. tempat tidur, peralatan makan, dan peralatan lain- lainnya; o. fasilitas rekreasi; p. fasilitas komunikasi; q. dapur dan fasilitas penyimpanan makanan; r. makanan dan air minum; dan s. perlengkapan keselamatan Awak Kapal Perikanan.
(8) Manajemen keselamatan dan pencegahan pencemaran dari Kapal Perikanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf f, terdiri atas: a. sistem manajemen keselamatan untuk perusahaan; dan/atau b. sistem manajemen keselamatan untuk Kapal Perikanan. (9) Manajemen keselamatan dan pencegahan pencemaran dari Kapal Perikanan sebagaimana dimaksud pada ayat (8) hanya dipersyaratkan bagi Kapal Perikanan berukuran lebih dari 500 (lima ratus) gross tonnage. (10) Persyaratan Kelaiklautan Kapal Perikanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sampai dengan ayat (9) dikecualikan bagi Kapal Pengangkut Ikan tujuan luar negeri. (11) Persyaratan Kelaiklautan Kapal Perikanan bagi Kapal Pengangkut Ikan tujuan luar negeri sebagaimana dimaksud pada ayat (10) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pelayaran.
