Pasal 12
BAB 2 — TUNJANGAN KINERJA
(1) Komponen Kinerja Pegawai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (4) huruf b dihitung setiap 3 (tiga) bulan dan menjadi dasar pembayaran Tunjangan Kinerja 3 (tiga) bulan berikutnya. (2) Komponen Kinerja Pegawai sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dihitung berdasarkan capaian SKP. (3) Komponen Kinerja Pegawai sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dengan bobot: a. 40% (empat puluh persen) untuk nilai 90 (sembilan puluh) sampai dengan lebih dari 100 (seratus); b. 38% (tiga puluh delapan persen) untuk nilai 70 (tujuh puluh) sampai dengan kurang dari 90 (sembilan puluh); c. 36% (tiga puluh enam persen) untuk nilai 50 (tujuh puluh) sampai dengan kurang dari 70 (tujuh puluh); atau d. 34% (tiga puluh empat persen) untuk nilai kurang dari 50 (lima puluh). (4) Pegawai yang tidak mengisi SKP, tidak mendapatkan
komponen kinerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (3) huruf a.
