Pasal 39
BAB 3 — PENGENDALIAN PENYAKIT IKAN
(1) Hasil estimasi risiko sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38 untuk Penyakit Ikan, terdiri atas: a. tingkat risiko rendah;
b. tingkat risiko sedang; atau c. tingkat risiko tinggi. (2) Penilaian estimasi risiko sebagaimana dimaksud pada ayat (1) didasarkan pada kriteria, paling sedikit meliputi: a. keberadaan Penyakit Ikan di INDONESIA; b. pengakuan Penyakit Ikan oleh OIE; c. inang rentan; d. kesesuaian habitat Penyakit Ikan di INDONESIA; e. tingkat patogenitas Penyakit Ikan; f. kemampuan agen Penyakit Ikan bertahan hidup; g. rentang stadia media pembawa; h. tingkatan taksonomi inang rentan; i. transmisi dan penularan Penyakit Ikan; j. tingkat kesulitan pengendalian Penyakit Ikan; k. epidemiologi; l. tingkat kesulitan deteksi Penyakit Ikan; m. dampak Penyakit Ikan; n. penanganan Penyakit Ikan; dan o. rencana tanggap darurat Penyakit Ikan atau pengendalian Penyakit Ikan. (3) Tingkat risiko rendah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a jika hasil penilaian kurang dari 50 (lima puluh). (4) Tingkat risiko sedang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b jika hasil penilaian antara 50 (lima puluh) sampai dengan 71 (tujuh puluh satu). (5) Tingkat risiko tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c jika hasil penilaian antara 72 (tujuh puluh dua) sampai dengan 100 (seratus).
