Pasal 4
BAB 2 — RUANG LINGKUP DAN BATASAN REVISI ANGGARAN
(1) Perubahan rincian anggaran yang disebabkan penambahan atau pengurangan pagu anggaran termasuk pergeseran rincian anggarannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) huruf a sebagai akibat dari adanya hal-hal sebagai berikut: a. perubahan anggaran belanja yang bersumber dari PNBP; b. lanjutan pelaksanaan Kegiatan yang dananya bersumber dari PHLN dan/atau PHDN; c. percepatan penarikan PHLN dan/atau PHDN; d. penerimaan Hibah Luar Negeri (HLN)/Hibah Dalam Negeri (HDN) setelah UNDANG-UNDANG mengenai APBN Tahun Anggaran 2014 ditetapkan; e. penerimaan hibah langsung dalam bentuk uang; f. penggunaan anggaran belanja yang bersumber dari PNBP di atas pagu APBN untuk Satker BLU; g. pengurangan alokasi pinjaman proyek luar negeri; www.djpp.kemenkumham.go.id
h. perubahan pagu anggaran pembayaran Subsidi Energi; i. perubahan pagu anggaran pembayaran bunga utang; j. lanjutan pelaksanaan Program/Kegiatan Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM); k. lanjutan pelaksanaan Kegiatan dalam rangka Penerusan Pinjaman; l. percepatan pelaksanaan Kegiatan dalam rangka Penerusan Pinjaman; m. lanjutan pelaksanaan Kegiatan dalam rangka penerusan hibah; n. percepatan pelaksanaan Kegiatan dalam rangka penerusan hibah; o. percepatan realisasi pelaksanaan proyek yang dananya bersumber dari SBSN PBS; p. perubahan pagu anggaran pembayaran cicilan pokok utang; q. perubahan pagu anggaran Penyertaan Modal Negara (PMN); r. perubahan pagu anggaran dalam rangka penyesuaian kurs; s. pengurangan alokasi hibah luar negeri; dan/atau t. perubahan pagu anggaran transfer ke daerah. (2) Perubahan rincian anggaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan perubahan berupa: a. penambahan alokasi anggaran pada Keluaran/ Kegiatan/Program/Satker/Kementerian/Lembaga/APBN dan penambahan volume Keluaran; b. penambahan alokasi anggaran pada Keluaran/Kegiatan/ Program/Satker/Kementerian/Lembaga/APBN dan volume Keluaran tetap; atau c. pengurangan alokasi anggaran pada Keluaran/Kegiatan/ Program/Satker/Kementerian/Lembaga/APBN dan volume Keluaran tetap.
