Pasal 151
BAB 13 — SURAT PAKSA
(1) Surat Paksa diberitahukan melalui aparat pemerintah desa/kelurahan setempat, dalam hal pemberitahuan Surat Paksa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 146 sampai dengan Pasal 150: a. tidak dapat dilaksanakan; atau b. di tempat tinggal, tempat usaha, tempat kedudukan, atau di tempat lain yang memungkinkan tidak ditemui seseorang. (2) Dalam melaksanakan pemberitahuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Juru Sita Piutang Negara melakukan hal sebagai berikut:
a. menyerahkan salinan Surat Paksa; b. meminta kesediaan untuk menyampaikan Surat Paksa kepada Penanggung Hutang; c. mencatat hal-hal yang dilakukan dalam berita acara pemberitahuan Surat Paksa; dan d. meminta menandatangani berita acara pemberitahuan Surat Paksa sebagai tanda mengetahui.
