Pasal 48
BAB 11 — PEMINDAHTANGANAN
(1) Pimpinan Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 47 ayat (1) mengajukan permohonan Penjualan tanpa melalui lelang kepada: a. Pengelola Barang melalui Pengguna Barang, untuk BMN PKP2B yang belum diserahkan kepada Pengelola Barang; atau b. Pengelola Barang, untuk BMN PKP2B yang telah diserahkan kepada Pengelola Barang. (2) Pengelola Barang melakukan penelitian untuk menentukan disetujui atau ditolaknya permohonan tersebut. (3) Dalam hal berdasarkan penelitian sebagaimana dimaksud pada ayat (2): a. permohonan dapat disetujui, Pengelola Barang menerbitkan surat persetujuan; atau b. permohonan tidak dapat disetujui, Pengelola Barang menerbitkan surat penolakan. (4) Surat persetujuan atau penolakan sebagaimana dimaksud pada ayat (3): a. disampaikan kepada pimpinan Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah yang bersangkutan; dan b. disampaikan sebagai tembusan kepada Pengguna Barang, untuk permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a. (5) Berdasarkan tembusan surat persetujuan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) huruf b, Pengguna Barang memberitahukan persetujuan Penjualan tanpa melalui
lelang atas BMN PKP2B kepada Kontraktor atau pemegang IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian.
