Pasal 30
BAB 4 — TATA CARA PENARIKAN PINJAMAN DAN/ATAU HIBAH LUAR NEGERI
(1) KPPN KPH menyampaikan SP3 kepada: a. Bank INDONESIA atau Bank sebagai dasar pencatatan realisasi penarikan PHLN; dan b. PA/KPA sebagai dasar pembukuan Sistem Akuntansi Instansi pada tahun anggaran berjalan. (2) Setelah melakukan verifikasi terhadap surat pengantar Surat Penarikan Dana (covering letter of withdrawal application) Pembiayaan Pendahuluan (pre-financing) dan SP3 Penarikan PHLN dengan lampiran fotokopi NoD, Direktorat Jenderal Perbendaharaan c. q. Direktorat Pengelolaan Kas Negara mencatat penerimaan pembiayaan dan/atau pendapatan hibah pada saat arus kas masuk ke rekening penerimaan PHLN. (3) Kas pada rekening penerimaan PHLN diakui sebagai penerimaan pembiayaan/pendapatan hibah yang ditangguhkan dalam hal: a. arus kas masuk ke rekening penerimaan PHLN; dan b. dokumen sumber berupa SP3 Penarikan PHLN dengan lampiran fotokopi NoD belum diterima oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan c.q. Direktorat Pengelolaan Kas Negara.
