Pasal 20
BAB 2 — TATA CARA PELAKSANAAN REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN
(1) Penerapan teknik konservasi tanah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) huruf b dilakukan secara sipil teknis, vegetatif dan teknik kimiawi. (2) Dalam hal penerapan teknik konservasi tanah di luar kawasan hutan selain secara sipil teknis juga dilakukan secara vegetatif; (3) Penerapan teknik konservasi tanah secara sipil teknis dan vegetatif sebagaimana dimaksud pada ayat (2), meliputi pembangunan/pembuatan: a. dam pengendali; b. dam penahan; c. pengendali jurang (gully plug); d. embung air; e. sumur resapan air (SRA); f. rorak; g. strip rumput; h. perlindungan kanan-kiri tebing sungai; i. saluran pembuangan air (SPA) dan bangunan terjunan air; j. teras; k. biofori; dan l. mulsa;
(4) Penerapan teknik konservasi tanah secara teknik kimiawi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), meliputi penggunaan; a. bitumen; b. zat kimia; dan/atau c. soil conditioner
