Pasal 4
BAB 2 — MUSIM BERBURU
(1) Keadaan populasi dan jenis satwa buru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf a, merupakan keadaan populasi jenis satwa buru dalam kondisi optimal untuk dilakukan kegiatan perburuan. (2) Di luar mmusim kawin satwa buru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf b, merupakan di luar waktudi luar waktu tertentu jenis satwa buru sedang aktif bereproduksi. (3) Di luar musim bertelur/beranak satwa buru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf c, merupakan di luar di luar waktu tertentu jenis satwa buru sedang bertelur atau beranak. (4) Di luar musim menyusui/membesarkan anak satwa buru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf d, merupakan di luar di luar waktu tertentu jenis satwa buru sedang menyusui dan/atau membesarkan anak. (5) Perbandingan jantan betina sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf e, merupakan perbandingan jenis satwa buru dengan jumlah jantan dan betina seimbang yang memenuhi kaidah biologi reproduksi.
(6) Umur satwa buru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf f, merupakan umur jenis satwa buru dewasa untuk dapat dilakukan kegiatan perburuan.
