Pasal 7
BAB 2 — METODE PENYULUHAN KEHUTANAN
(1) Metode Penyuluhan Kehutanan berdasarkan media yang digunakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf c meliputi: a. media verbal/lisan; b. media cetak; c. media terproyeksi. www.djpp.kemenkumham.go.id
(2) Media verbal/lisan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, disampaikan dengan cara: a. tatap muka; b. lewat telepon; c. radio; d. televisi. (3) Media cetak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, disampaikan dalam bentuk gambar dan/atau tulisan tercetak, seperti: a. gambar; b. foto; c. selebaran; d. poster; e. leaflet; f. booklet; g. folder; h. baleho; i. koran; j. tabloid; dan/atau k. majalah. (4) Media terproyeksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c, disampaikan dalam bentuk gambar dan/atau tulisan, seperti: a. film; b. slide; c. cyber-net; d. multimedia message service (MMS); e. running text.
