Pasal 593
Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 11 Desember 2025
MENTERI KEHUTANAN
REPUBLIK INDONESIA,
Œ
RAJA JULI ANTONI
Diundangkan di Jakarta pada tanggal Д
DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM REPUBLIK INDONESIA,
Ѽ
DHAHANA PUTRA
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2025 NOMOR Ж
LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEHUTANAN NOMOR 27 TAHUN 2025 TENTANG PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN PADA KAWASAN SUAKA ALAM, KAWASAN PELESTARIAN ALAM, DAN TAMAN BURU
A. FORMAT RENCANA KEGIATAN USAHA
- PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN PANAS BUMI TAHAP EKSPLORASI
LOGO
RENCANA KEGIATAN USAHA PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN PANAS BUMI TAHAP EKSPLORASI DI TAMAN NASIONAL/TAMAN WISATA ALAM/TAMAN HUTAN RAYA*) …….
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Memberikan penjelasan mengapa perlu dilakukan pemanfaatan jasa lingkungan panas bumi tahap eksplorasi pada lokasi yang dimohon. B. Maksud dan Tujuan Maksud adalah maksud disusunnya Rencana Kegiatan Usaha, sedangkan tujuan adalah tujuan disusunnya Rencana Kegiatan Usaha. Maksud dan tujuan harus sinergis dan tidak bertentangan dengan visi dan misi serta tujuan pengelolaan Taman Nasional/Taman Hutan Raya/ Taman Wisata Alam.
II. PROFIL PERUSAHAAN Memuat data: ▪ Badan hukum perusahaan termasuk kronologis perubahan (Akta pendirian, Akta Perubahan, Status Permodalan (PMDN/PMA), NPWP, dll); ▪ Alamat perusahaan yang jelas; ▪ Bidang usaha yang dijalankan; ▪ Organisasi perusahaan meliputi komisaris, direksi dan tenaga- tenaga inti dalam perusahaan (lengkap dengan nama personil dan keahlian/pengalaman), struktur pemegang saham, keanggotaan perusahaan dalam asosiasi dan hubungan dengan organisasi lain.
III.
USULAN AREAL KEGIATAN EKSPLORASI
A.
Letak dan luas areal yang dimohon untuk Areal Kegiatan
Eksplorasi:
letak
secara
administrasi
pemerintahan
dan
administrasi
pengelolaan
kawasan,
koordinat
lokasi
yang
dimohon, dll (dilampiri peta usulan Areal Kegiatan Eksplorasi).
B.
Kondisi rona awal pada areal yang dimohon untuk Areal Kegiatan
Eksplorasi: penutupan lahan, potensi flora fauna, potensi wisata,
kondisi topografi, jenis tanah dan geologi, hidrogeologi, kondisi
sosial ekonomi dan budaya desa sekitar areal pemanfaatan, dan
data penunjang lainnya (dilampiri peta citra rona awal areal yang
dimohon).
IV. RENCANA TEKNIS PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN PANAS BUMI
TAHAP EKSPLORASI
A.
Rencana Kegiatan Usaha
Menguraikan jenis dan tahapan kegiatan pemanfaatan jasa
lingkungan panas bumi tahap eksplorasi disertai tata waktu
pelaksanaan, serta peralatan yang akan digunakan.
B.
Jangka Waktu Usaha Pemanfaatan;
C. Rencana Pembangunan Sarana Prasarana Memuat data: ▪ Jalan akses (panjang dan lebar jalan serta trase jalan) dan lampirkan peta rencana jalan aksesnya) ▪ Tapak sumur (lokasi, jumlah, luas, koordinat; agar diuraikan untuk masing-masing tapak sumur) ▪ Sumur (Jenis, lokasi, jumlah, koordinat agar diuraikan untuk masing-masing sumur) ▪ Sarana prasarana produksi (lokasi, jumlah, luas, koordinat agar diuraikan untuk masing-masing jenis sarpras) ▪ Sarana pendukung (lokasi, jumlah, luas, koordinat agar diuraikan untuk masing-masing jenis sarpras) ▪ Jaringan pemipaan D. Rencana Pemenuhan Kebutuhan Air Memuat data: ▪ Volume air yang dibutuhkan ▪ Pemenuhan kebutuhan air (jika menggunakan air dari kawasan, agar ditambahkan informasi nama sumber air, koordinat sumber air, dan jalur pemipaan) E. Desain dan Layout/peta Sarana dan Prasarana yang akan dibangun; F. Teknologi yang Digunakan (diuraikan); G. Rencana Kegiatan Konservasi (konservasi keanekaragaman hayati, pengamanan dan perlindungan hutan, pengelolaan lingkungan dan limbah, kelola sosial dan pemberdayaan masyarakat).
V. DATA MODAL/FINANSIAL DAN TENAGA KERJA UNTUK MENJALANKAN PERIZINAN BERUSAHA A. Nilai Investasi B. Rencana Anggaran Biaya C. Analisa kelayakan (Sumber Pendanaan, Kelayakan finansial/Cash Flow, kelayakan teknis, kelayakan jadwal) D. Tenaga Kerja yang digunakan (Jumlah tenaga kerja, Jenis kelamin, bidang keahlian, pelibatan masyarakat sekitar)
VI. PENUTUP
LAMPIRAN: A. Peta Usulan Areal Kegiatan Eksplorasi; B. Layout Sarana dan Prasarana; C. Akte Pendirian Badan Usaha; D. Foto dokumentasi; E. dll.
Catatan: *) Pilih salah satu
- PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN PANAS BUMI TAHAP EKSPLOITASI DAN PEMANFAATAN
LOGO DAN KOP SURAT
RENCANA KEGIATAN USAHA PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN PANAS BUMI TAHAP EKSPLOITASI DAN PEMANFAATAN DI TAMAN NASIONAL/TAMAN WISATA ALAM/TAMAN HUTAN RAYA*) …….
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Memberikan penjelasan mengapa perlu dilakukan pemanfaatan jasa lingkungan panas bumi tahap eksploitasi dan pemanfaatan pada lokasi yang dimohon.
B. Maksud dan Tujuan Maksud adalah maksud disusunnya proposal kegiatan, sedangkan tujuan adalah tujuan disusunnya proposal kegiatan. Maksud dan tujuan harus sinergis dan tidak bertentangan dengan visi dan misi serta tujuan pengelolaan Taman Nasional/Taman Hutan Raya/ Taman Wisata Alam. II. PROFIL PERUSAHAAN Memuat data: ▪ Badan hukum perusahaan termasuk kronologis perubahan (bila ada); ▪ Alamat perusahaan yang jelas; ▪ Bidang usaha yang dijalankan; ▪ Organisasi perusahaan meliputi komisaris, direksi dan tenaga- tenaga inti dalam perusahaan (lengkap dengan nama personil dan keahlian/pengalaman), struktur pemegang saham, keanggotaan perusahaan dalam asosiasi dan hubungan dengan organisasi lain.
III. USULAN AREAL KEGIATAN AREAL KEGIATAN USAHA A. Letak dan luas areal yang dimohon untuk Areal Kegiatan Usaha: letak secara administrasi pemerintahan dan administrasi pengelolaan kawasan, koordinat lokasi yang dimohon, dll (dilampiri peta usulan Areal Kegiatan Usaha). B. Kondisi rona awal pada areal yang dimohon untuk Areal Kegiatan Usaha: penutupan lahan, potensi flora fauna, potensi wisata, kondisi topografi, jenis tanah dan geologi, hidrogeologi, kondisi sosial ekonomi dan budaya desa sekitar areal pemanfaatan, dan data penunjang lainnya (dilampiri peta citra rona awal areal yang dimohon).
IV. RENCANA TEKNIS PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN PANAS BUMI TAHAP EKSPLOITASI DAN PEMANFAATAN A. Rencana Kegiatan Usaha Menguraikan jenis dan tahapan kegiatan pemanfaatan jasa lingkungan panas bumi tahap eksploitasi dan pemanfaatan disertai tata waktu pelaksanaan, serta peralatan yang akan digunakan. B. Jangka Waktu Usaha Pemanfaatan; C. Rencana Pembangunan Sarana Prasarana Memuat data: ▪ Jalan akses (panjang dan lebar jalan serta trase jalan) dan lampirkan peta rencana jalan aksesnya) ▪ Tapak sumur (lokasi, jumlah, luas, koordinat; agar diuraikan untuk masing-masing tapak sumur)
▪ Sumur (Jenis, lokasi, jumlah, koordinat agar diuraikan untuk masing-masing sumur) ▪ Sarana prasarana produksi (lokasi, jumlah, luas, koordinat agar diuraikan untuk masing-masing jenis sarpras) ▪ Sarana pendukung (lokasi, jumlah, luas, koordinat agar diuraikan untuk masing-masing jenis sarpras) ▪ Jaringan pemipaan D. Rencana Pemenuhan Kebutuhan Air Memuat data: ▪ Volume air yang dibutuhkan ▪ Pemenuhan kebutuhan air (jika menggunakan air dari kawasan, agar ditambahkan informasi nama sumber air, koordinat sumber air, dan jalur pemipaan) E. Desain dan Layout/peta Sarana dan Prasarana yang akan dibangun; F. Teknologi yang Digunakan (diuraikan); G. Rencana Kegiatan Konservasi (konservasi keanekaragaman hayati, pengamanan dan perlindungan hutan, pengelolaan lingkungan dan limbah, kelola sosial dan pemberdayaan masyarakat).
V. DATA MODAL/FINANSIAL DAN TENAGA KERJA UNTUK MENJALANKAN PERIZINAN BERUSAHA A. Nilai Investasi B. Rencana Anggaran Biaya C. Analisa kelayakan (Sumber Pendanaan, Kelayakan finansial/Cash Flow, kelayakan teknis, kelayakan jadwal) D. Tenaga Kerja yang digunakan (Jumlah tenaga kerja, Jenis kelamin, bidang keahlian, pelibatan masyarakat sekitar) VI. PENUTUP LAMPIRAN (peta, foto dokumentasi, dll).
Catatan: *) Pilih salah satu
- PERIZINAN BERUSAHA PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN AIR
COVER
DAFTAR ISI
DAFTAR LAMPIRAN
KATA PENGANTAR
I.
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
B.
Maksud dan Tujuan
Memuat
antara
lain
justifikasi
keselarasan
antara
rencana
Pemanfaatan Jasa Lingkungan Air dengan pengelolaan kawasan
konservasi dan peran serta masyarakat sekitar kawasan
II.
PROFIL PERUSAHAAN
III.
USULAN AREAL KEGIATAN USAHA PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN
AIR
A.
Letak Usulan Areal Kegiatan Usaha Pemanfaatan Jasa Lingkungan
Air
Memuat antara lain letak secara administrasi pemerintahan dan
administrasi pengelolaan kawasan, kondisi sosial ekonomi, dan
budaya desa sekitar areal usaha pemanfaatan, dll.
B.
Kondisi Fisik Wilayah Usulan Areal Kegiatan Usaha Pemanfaatan
Jasa Lingkungan Air.
Memuat antara lain kondisi tutupan lahan, potensi flora fauna,
potensi
wisata,
kondisi
topografi,
jenis
tanah
dan
geologi,
hidrogeologi, data penunjang lainnya.
C.
Karakteristik Sumberdaya Air
Memuat antara lain nama sumber air, koordinat sumber air, jenis
sumber air, daerah tangkapan air (luas DTA, sub DAS, DAS, Peta
DTA, dll), debit sumber air (debit minimal, debit maksimal, debit
andalan dan data series debit air), kualitas air, dll.
IV.
RENCANA PERIZINAN BERUSAHA PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN
AIR
A.
Analisa Kelayakan Teknis;
Meliputi
analisa hidrologi (ketersediaan air sepanjang tahun (flow
duration curve) dan kebutuhan air, analisa proyeksi daya listrik, dll);
analisa
sipil
(kelayakan
lokasi
untuk
pembangunan
sarana
prasarana; dll)
B.
Debit yang akan dimanfaatkan selama jangka waktu usaha;
C.
Kapasitas Produksi Air
Memuat antara lain kapasitas produksi air yang dihasilkan dari
kegiatan PB-PJLA dan banyaknya masyarakat yang mendapat
manfaat.
D.
Luas Usulan Areal Kegiatan Usaha;
Memuat antara lain luas usulan areal kegiatan usaha; deskripsi dan
ukuran sarana dan prasarana serta fasilitas yang akan dibangun;
layout/desain fisik sarana prasarana dan fasilitas pendukung.
E.
Teknologi dan Peralatan yang akan digunakan;
Memuat antara lain sistem teknologi dalam rangka pemanfaatan serta
jenis peralatan yang akan digunakan.
F.
Analisa kelayakan investasi
Memuat antara lain sumber pendanaan dan rencana investasi
G.
Tata Waktu Rencana kegiatan; dan
H.
Rencana Kegiatan Konservasi
Memuat antara lain kegiatan rehabilitasi, pengendalian sumber air,
pengamanan dan perlindungan hutan, dll
V.
PENUTUP
Disusun oleh:
Di :
Pada tanggal
:
Jabatan/Perusahaan
(Nama)……………………… (Jabatan)……………………
LAMPIRAN (peta, analis hidrologi, foto dokumentasi, dll).
- PERIZINAN BERUSAHA PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN ENERGI AIR
COVER
DAFTAR ISI
DAFTAR LAMPIRAN
KATA PENGANTAR
I.
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
B.
Maksud dan Tujuan
Memuat
antara
lain
justifikasi
keselarasan
antara
rencana
Pemanfaatan Jasa Lingkungan Energi Air dengan pengelolaan
kawasan konservasi dan peran serta masyarakat sekitar kawasan
II.
PROFIL PERUSAHAAN
III.
USULAN AREAL KEGIATAN USAHA PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN
ENERGI AIR
A.
Letak Usulan Areal Kegiatan Usaha Pemanfaatan Jasa Lingkungan
Energi Air
Memuat antara lain letak secara administrasi pemerintahan dan
administrasi pengelolaan kawasan, kondisi sosial ekonomi, dan
budaya desa sekitar areal pemanfaatan, dll.
B.
Kondisi Fisik Wilayah Usulan Areal Kegiatan Usaha Pemanfaatan
Jasa Lingkungan Energi Air
Memuat antara lain kondisi tutupan lahan, potensi flora fauna,
potensi
wisata,
kondisi
topografi,
jenis
tanah
dan
geologi,
hidrogeologi, data penunjang lainnya.
C.
Karakteristik Sumberdaya Air
Memuat antara lain nama sumber air, jenis sumber air, koordinat
sumber airdaerah tangkapan air (luas DTA, sub DAS, DAS, Peta DTA,
dll), debit sumber air (debit minimal, debit maksimal, debit andalan
dan data series debit air), kualitas air, dll.
IV.
RENCANA PERIZINAN BERUSAHA PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN
ENERGI AIR
A.
Analisa Kelayakan Teknis;
Meliputi
analisa hidrologi (ketersediaan air sepanjang tahun (flow
duration curve) dan kebutuhan air, analisa proyeksi daya listrik, dll);
analisa
sipil
(kelayakan
lokasi
untuk
pembangunan
sarana
prasarana; dll)
B.
Debit yang akan dimanfaatkan selama jangka waktu usaha;
C.
Kapasitas Produksi Energi Listrik yang dihasilkan;
Memuat antara lain kapasitas produksi listrik yang dihasilkan dari
kegiatan PB-PJLEA dan banyaknya masyarakat yang mendapat
manfaat.
D.
Luas Usulan Areal Kegiatan Usaha;
Memuat antara lain luas usulan areal kegiatan usaha; deskripsi dan
ukuran sarana dan prasarana serta fasilitas yang akan dibangun; lay
out/desain fisik sarana prasarana dan fasilitas pendukung.
E.
Teknologi dan Peralatan yang akan digunakan;
Memuat antara lain sistem teknologi dalam rangka pemanfaatan serta
jenis peralatan yang akan digunakan.
F.
Analisa kelayakan Modal
Memuat antara lain sumber pendanaan dan rencana investasi.
G.
Tata Waktu Rencana kegiatan; dan
H.
Rencana Kegiatan Konservasi
Memuat antara lain kegiatan rehabilitasi, pengendalian sumber air,
pengamanan dan perlindungan hutan, dll
V.
PENUTUP
Disusun di
:
pada tanggal
:
JABATAN PIMPINAN
NAMA NIP.
LAMPIRAN (peta, analis hidrologi, foto dokumentasi, dll).
PERIZINAN BERUSAHA PEMANFAATAN SARANA WISATA ALAM COVER KATA PENGANTAR DAFTAR ISI I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang
B. Tujuan Kegiatan Usaha C. Letak/ Lokasi areal yang dimohon dilengkapi peta lokasi II. Data dan Informasi Badan Usaha A. Badan Hukum
B. Identitas Badan Usaha (NIB, alamat perusahaan, nomor telepon dan email, struktur organisasi perusahaan, struktur pemegang saham) C. Bidang Usaha yang Sedang Dijalankan D. Organisasi Badan Usaha E. Permodalan dan Rencana Nilai Investasi III. Rencana Kegiatan Usaha Rencana kegiatan usaha berisi gambaran umum kegiatan usaha yang akan dikembangkan serta kontribusinya bagi pengembangan wisata alam dan konservasi kawasan, masyarakat sekitar kawasan, penerimaan negara dan badan usaha. Selain itu juga menjelaskan aktivitas/ kegiatan pengusahaan yang akan dikembangkan, jenis, jumlah, luas dan tinggi bangunan sarana prasarana yang akan dibangun, prediksi jumlah pengunjung, serta rencana tenaga kerja. IV. Penutup V. Lampiran A. Akte Pendirian Badan Usaha B. Peta Lokasi yang dimohonPERIZINAN BERUSAHA PEMANFAATAN JASA WISATA ALAM
a. Perorangan
RENCANA KEGIATAN USAHA PERIZINAN BERUSAHA PENYEDIAAN JASA WISATA ALAM PADA SUAKA MARGASATWA, TAMAN NASIONAL, TAMAN WISATA ALAM, DAN TAMAN HUTAN RAYA Pemohon : (Perorangan) UPT : Balai Besar/Balai TN/KSDA….. Kawasan : TN/Tahura/TWA/SM/……
A. Profil Pemohon 1. Nama pemohon
: 2. Alamat pemohon
: 3. Tempat/tanggal lahir : 4. Nomor KTP
: 5. Nomor NPWP
: 6. Nomor telepon
: B. Rencana Kegiatan Usaha 1. Gambaran umum kegiatan : 2. Bidang usaha yang dimohon : 3. Lokasi objek daya Tarik
: (bisa lebih dari satu objek) 4. Prediksi jumlah pengunjung yang menggunakan jasa per tahun Tempat, tanggal bulan tahun Pemohon
Lampiran : 1. Fotokopi KTP 2. Fotokopi NPWP
b. Badan Usaha
RENCANA KEGIATAN USAHA PERIZINAN BERUSAHA PENYEDIAAN JASA WISATA ALAM PADA SUAKA MARGASATWA, TAMAN NASIONAL, TAMAN WISATA ALAM, DAN TAMAN HUTAN RAYA
