Pasal 84
BAB 8 — ANGKUTAN UDARA BUKAN NIAGA
Pelaksana kegiatan Angkutan Udara Bukan Niaga, wajib: a. menaati ketentuan teknis dan pengoperasian Pesawat Udara untuk pengangkutan penumpang atau penumpang dan Kargo/pos; b. mematuhi ketentuan penerbangan sipil, dan ketentuan lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan; c. menyerahkan laporan kegiatan angkutan udara meliputi data pergerakan pesawat, rekapitulasi penggunaan Persetujuan Terbang (flight approval) atau Izin Terbang
(flight clearance) untuk Angkutan Udara Bukan Niaga luar negeri setiap bulan paling lambat tanggal 10 (sepuluh) bulan berikutnya kepada Direktur Jenderal; d. melaksanakan penerbangan sesuai Persetujuan Terbang (flight approval) atau Izin Terbang (flight clearance) yang dimiliki; e. menyerahkan
Persetujuan Terbang (flight approval) atau Izin Terbang (flight clearance) kepada penyelenggara Bandar Udara untuk Angkutan Udara Bukan Niaga luar negeri; f. menyerahkan
Persetujuan Terbang (flight approval) atau Izin Terbang (flight clearance) kepada unit yang melakukan pemeriksaan flight plan setiap pelaksanaan penerbangan; dan g. menyerahkan salinan manifest penumpang dan/Kargo kedatangan dan keberangkatan kepada penyelenggara Bandar Udara.
