Pasal 66
BAB 4 — TATARAN KEWENANGAN
(1) Panglima TNI selaku KPB di lingkungan TNI berwenang: a. MENETAPKAN kebijakan teknis penghapusan BMN di lingkungan TNI; b. meneliti dan melaksanakan proses administrasi penghapusan BMN yang diusulkan oleh PPB-E1; c. menerbitkan izin prinsip penghapusan BMN yang diajukan oleh PPB-E1. d. mengajukan usulan penghapusan BMN kepada Pengguna Barang; e. menerbitkan Surat Perintah Pelaksanaan penghapusan BMN kepada PPB-E1 di lingkungan Angkatan dan PPB-W di lingkungan Mabes TNI; f. melaksanakan dan melaporkan penghapusan BMN dari DBKP kepada Pengguna Barang; g. menyimpan salinan keputusan dan Berita Acara penghapusan BMN; h. mencatat pengurangan BMN dalam DBKP pada Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) SIMAK BMN; dan i. melaksanakan pengawasan dan pengendalian.
(2) Sekjen Kemhan selaku Kuasa Pengguna Barang di lingkungan Kemhan berwenang: a. meneliti dan melaksanakan proses administrasi penghapusan BMN yang diusulkan oleh PPB-W; b. menerbitkan izin prinsip penghapusan BMN yang diajukan oleh PPB-W. c. mengajukan usulan penghapusan BMN kepada Pengguna Barang; d. menerbitkan Surat Perintah Pelaksanaan penghapusan BMN kepada PPB-W; e. MENETAPKAN keputusan pelaksanaan penghapusan BMN berdasarkan persetujuan dari Ka Kanwil DJKN atau Ka KPKNL; f. melaporkan kepada Pengguna Barang atas pelaksanaan penghapusan BMN; dan g. melaksanakan pengawasan dan pengendalian.
