Pasal 5
BAB 2 — PENYUSUNAN PROGRAM LEGISLASI KEMENTERIAN PERTAHANAN
(1) Penyampaian usulan penyusunan rancangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf b dilakukan oleh Pemrakarsa secara tertulis kepada Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan Kemhan. (2) Markas Besar TNI atau Markas Besar Angkatan dapat mengajukan usulan penyusunan rancangan Peraturan Perundang-undangan dan usulan rancangan peraturan internal di lingkungan Kemhan kepada Ketua Panjatap program legislasi
Kemhan melalui Staf Perencanaan Umum Panglima TNI disertai permohonan penunjukan Pemrakarsa di lingkungan Kemhan. (3) Penyampaian usulan penyusunan rancangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan paling lambat 15 (lima belas) hari kerja terhitung sejak tanggal diterimanya surat permintaan usulan penyusunan rancangan Peraturan Perundang- undangan dan usulan penyusunan rancangan peraturan internal di lingkungan Kemhan. (4) Usulan penyusunan rancangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk program legislasi Kemhan didasarkan atas: a. delegasi Peraturan Perundang-undangan dan/atau kebutuhan kebijakan penyelenggaraan negara bidang pertahanan; dan b. rencana strategis 5 (lima) tahunan unit organisasi Kemhan. (5) Usulan penyusunan rancangan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) juga harus melampirkan: a. konsep rancangan Peraturan Perundang- undangan dan konsep rancangan peraturan internal di lingkungan Kemhan; dan b. konsepsi pengaturan. (6) Konsepsi pengaturan sebagaimana dimaksud pada ayat (5) huruf b meliputi penjelasan mengenai: a. latar belakang dan tujuan penyusunan; b. sasaran yang ingin diwujudkan; dan c. jangkauan dan arah pengaturan. (7) Usulan penyusunan rancangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan oleh Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan Kemhan kepada Panjatap program legislasi Kemhan.
