Pasal 5
BAB 3 — PENETAPAN FORMULA HARGA MINYAK MENTAH INDONESIA
(1) Dalam MENETAPKAN Formula Harga Minyak Mentah INDONESIA sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1), Menteri membentuk Tim Harga yang diketuai oleh Direktur Jenderal dan beranggotakan wakil dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Keuangan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, SKK Migas, dan BPMA. (2) Tim Harga mempunyai tugas sebagai berikut: a. melakukan evaluasi atas usulan penetapan Formula Harga Minyak Mentah INDONESIA berdasarkan rekomendasi dari SKK Migas atau BPMA; b. mengusulkan penetapan Formula Harga Minyak Mentah INDONESIA kepada Menteri; dan c. melakukan evaluasi berdasarkan rekomendasi dari SKK Migas atau BPMA terhadap Formula Harga Minyak Mentah INDONESIA yang telah ditetapkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1)
secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 2 (dua) tahun sesuai dengan periode uji mutu atau sewaktu-waktu apabila diperlukan. (3) Usulan penetapan Formula Harga Minyak Mentah INDONESIA sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b dengan memperhatikan aspek: a. kontinuitas dan kestabilan pola operasi; b. kestabilan kualitas Minyak Mentah; c. ketersediaan infrastruktur; dan/atau d. kestabilan penyerapan pasar atas Minyak Mentah. (4) Dalam hal terjadi perubahan aspek sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Tim Harga dapat mengusulkan perubahan Formula Harga Minyak Mentah INDONESIA kepada Menteri. (5) Berdasarkan usulan sebagaimana dimaksud pada ayat (4), Menteri dapat MENETAPKAN perubahan Formula Harga Minyak Mentah INDONESIA.
