Pasal 71
BAB 4 — SISTEM PENGELOLAAN
(1) Ketua jurusan dan sekretaris jurusan ditetapkan oleh Rektor atas usul dekan. (2) Ketua jurusan dipilih dalam rapat jurusan. (3) Sekretaris jurusan dipilih oleh ketua jurusan terpilih atas pertimbangan Dekan. (4) Jurusan yang hanya memiliki 1 (satu) program studi, maka ketua jurusan merangkap sebagai koordinator program studi. (5) Masa jabatan ketua jurusan dan sekretaris jurusan selama 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan. (6) Pemilihan ketua jurusan dilakukan dengan cara sebagai berikut: a. pemilihan calon ketua jurusan dilakukan dalam rapat jurusan dengan prinsip demokrasi, terbuka, jujur, adil, langsung, bebas, rahasia, bertanggung jawab dan mempertimbangkan rekam jejak calon ketua jurusan. b. rapat jurusan dinyatakan sah bila dihadiri sekurang- kurangnya 2/3 (dua per tiga) dari jumlah Dosen pada jurusan yang bersangkutan. c. dalam hal peserta rapat jurusan tidak memenuhi 2/3 (dua per tiga) dari jumlah dosen pada jurusan yang bersangkutan, rapat dapat ditunda secepat-cepatnya 1 (satu) kali 1 (satu) jam dan selama-lamanya 3 (tiga) kali 24 (dua puluh empat) jam, rapat jurusan berikutnya tidak memperhitungkan jumlah yang hadir. d. rapat jurusan dipimpin oleh ketua jurusan. e. apabila ketua jurusan berhalangan, rapat jurusan dipimpin oleh sekretaris jurusan. f. apabila sekretaris jurusan juga berhalangan, rapat jurusan dipimpin oleh dosen yang tertua. g. dalam hal tidak terdapat ketua jurusan dan sekretaris jurusan, rapat jurusan dipimpin oleh Dosen tertua. h. pemilihan calon ketua jurusan dilakukan secara musyawarah mufakat. i. apabila musyawarah mufakat tidak tercapai, pemilihan calon ketua dan sekretaris jurusan dilakukan dengan cara pemungutan suara, dengan ketentuan setiap peserta rapat yang hadir memiliki hak 1 (satu) suara. j. rapat jurusan MENETAPKAN nama calon ketua jurusan hasil pemungutan suara sebagaimana dimaksud pada huruf i berdasarkan suara terbanyak. k. apabila terdapat jumlah perolehan suara yang sama, maka dilakukan pemungutan suara ulang untuk calon yang memperoleh suara yang sama tersebut. l. apabila dalam pemungutan suara ulang masih diperoleh suara yang sama maka perolehan suara tersebut tetap dikirimkan sebagaimana adanya. m. hasil pemilihan pada rapat jurusan diteruskan kepada Dekan untuk diusulkan ke Rektor.
