Pasal 25
BAB 8 — PENGEMBANGAN KOMPETENSI
(1) Pelatihan jenjang ahli pertama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (2) huruf a, diperuntukan bagi PPUPD yang berasal dari pengangkatan pertama. (2) Persyaratan untuk mengikuti pelatihan jenjang ahli
pertama sebagaimana dimaksud pada ayat (1), meliputi: a. surat keputusan calon PNS dan surat keputusan PNS sebagai PPUPD; dan b. diusulkan oleh Pejabat yang Berwenang. (3) Pelatihan jenjang ahli muda sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (2) huruf b, diperuntukan bagi PPUPD yang akan menduduki jenjang PPUPD ahli muda yang berasal dari PPUPD jenjang ahli pertama. (4) Persyaratan untuk mengikuti pelatihan jenjang ahli muda sebagaimana dimaksud pada ayat (3), meliputi: a. keputusan pengangkatan dalam Jabatan Fungsional PPUPD ahli pertama; b. pangkat dan golongan paling rendah penata muda tingkat I (III/b); c. Angka Kredit kumulatif minimal 75% (tujuh puluh lima persen) dari syarat kenaikan pangkat; dan d. diusulkan oleh Pejabat yang Berwenang. (5) Pelatihan jenjang ahli madya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (2) huruf c, diperuntukan bagi PPUPD yang akan menduduki jenjang PPUPD ahli madya yang berasal dari PPUPD jenjang ahli muda. (6) Persyaratan untuk mengikuti pelatihan jenjang ahli madya sebagaimana dimaksud pada ayat (5), meliputi: a. keputusan pengangkatan dalam Jabatan Fungsional PPUPD ahli muda; b. pangkat dan golongan paling rendah penata tingkat I (III/d); c. Angka Kredit kumulatif minimal 75% (tujuh puluh lima persen) dari syarat kenaikan pangkat; dan d. diusulkan oleh Pejabat yang Berwenang. (7) Pelatihan jenjang ahli utama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (2) huruf d, diperuntukan bagi PPUPD yang akan menduduki jenjang PPUPD ahli utama yang berasal dari PPUPD jenjang ahli madya. (8) Persyaratan untuk mengikuti pelatihan jenjang ahli utama sebagaimana dimaksud pada ayat (7), meliputi: a. keputusan pengangkatan dalam Jabatan Fungsional
PPUPD ahli madya; b. pangkat dan golongan paling rendah pembina utama muda (IV/c); c. Angka Kredit kumulatif minimal 75% (tujuh puluh lima persen) dari syarat kenaikan pangkat; dan d. diusulkan oleh Pejabat yang Berwenang.
