Pasal 7
BAB 2 — TIPOLOGI RUANG TERBUKA HIJAU
(1) Objek ruang berfungsi RTH sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) huruf c terdiri atas: a. objek ruang pada bangunan; b. objek ruang pada kaveling; dan c. RTB. (2) Objek ruang pada bangunan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a paling sedikit memiliki kriteria: a. berupa permukaan bangunan yang ditanami vegetasi; b. memiliki luasan sesuai perhitungan IHBI, sebagai upaya memenuhi ketentuan KDH yang ditetapkan dalam RTR; c. menggunakan instalasi, sistem utilitas, dan/atau media khusus sesuai kriteria teknis bangunan; dan/atau d. menanam vegetasi lokal yang memenuhi kriteria teknis lanskap RTH pada bangunan yang berfungsi sebagai peneduh, peredam suara, penyaring bau, penyaring debu, dan/atau pertanian perkotaan. (3) Objek ruang pada bangunan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) terdiri atas:
a. taman atap atau roof garden; b. taman podium atau podium garden; c. taman balkon atau balcony garden; d. taman koridor atau corridor garden; e. taman vertikal atau vertical garden; f. taman dalam pot atau planter box garden; dan/atau g. taman dalam kontainer atau container garden. (4) Objek ruang pada kaveling sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b paling sedikit memiliki kriteria: a. berupa penutup lahan/perkerasan berpori yang dapat menangkap dan/atau meresapkan air; b. memiliki luasan sesuai dengan KDH yang ditetapkan dalam ketentuan umum zonasi/peraturan zonasi dalam RTR; c. menyediakan daerah tangkapan air berupa kolam, bidang, sumur, embung, atau situ sesuai dengan peraturan perundang-undangan; d. menyediakan sistem pemanenan air hujan sebagai sumber air alternatif yang memenuhi kriteria teknis pemeliharaan lanskap RTH pada kaveling sesuai dengan peraturan perundang-undangan; dan/atau e. ditanami vegetasi lokal dengan stratifikasi lengkap yang memenuhi kriteria tanaman dan kriteria teknis lanskap untuk RTH pada kaveling yang berfungsi sebagai peneduh, peredam suara, penyaring bau, dan/atau penyaring debu sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (5) Objek ruang pada kaveling sebagaimana dimaksud pada ayat (4) terdiri atas: a. persil pada kawasan/zona perumahan; b. persil pada kawasan/zona perdagangan dan jasa; c. persil pada kawasan/zona perkantoran; d. persil pada kawasan/zona kawasan industri; dan/atau e. pekarangan rumah. (6) RTB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c paling sedikit memiliki kriteria:
a. berupa badan air atau ruang perairan; b. penyedia ketersediaan air; c. memiliki fungsi retensi berupa penampungan dan penyerapan air hujan pada suatu wilayah; d. memiliki fungsi detensi berupa penampungan sementara air hujan pada suatu wilayah; dan/atau e. penyedia ruang tampungan air tanah dan pengendali air banjir. (7) RTB sebagaimana dimaksud pada ayat (6) terdiri atas: a. danau; b. waduk; c. sungai; d. embung; e. situ; f. mata air; g. rawa h. biopori; i. sumur resapan; j. bioswale; k. kebun hujan atau rain garden; l. kolam retensi dan detensi; m. rawa buatan atau constructed wetland; dan/atau n. RTB lainnya yang memenuhi kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat (6).
