Pasal 25
BAB 8 — MEKANISME PELAKSANAAN PENYELESAIAN KERUGIAN NEGARA
(1) Pejabat unit Eselon I wajib membentuk TPTLHP pada unit Eselon I yang bersangkutan. (2) TPTLHP sebagaimana dimaksud pada ayat (1), mempunyai tugas antara lain: a. melakukan verifikasi atas terjadinya kerugian Negara baik yang diketahui dari Pengawasan dan/atau Pemberitahuan Atasan Langsung serta perhitungan ex officio, dan hasil verifikasi dimaksud dituangkan dalam Berita Acara; b. menindaklanjuti dan menyelesaikan kerugian Negara secara damai baik yang diketahui dari Pengawasan dan/atau Pemberitahuan Atasan Langsung serta perhitungan ex officio serta hasil pengawasan/pemeriksaan aparat fungsional;
c. melaporkan hasil pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, kepada pejabat Unit Eselon I selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja. (3) Kerugian Negara yang belum dapat diselesaikan oleh TPTLHP Unit Eselon I, dilaporkan kepada TPKN dilengkapi dengan: a. dokumen hasil verifikasi dan hasil tindak lanjut Unit Eselon I; b. dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 ayat (3).
